Di dunia pecinta kereta api (railfan) dan wisatawan kereta di Jepang, ada satu nama yang selalu muncul dalam daftar “yang wajib dilihat tapi sangat sulit”: Doctor Yellow (ドクターイエロー / Dokutā Ierō).
Kereta ini bukan kereta penumpang biasa. Ia adalah kereta inspeksi Shinkansen yang berwarna kuning cerah mencolok, dan justru karena jarang muncul serta tidak ada jadwal tetap yang dipublikasikan, Doctor Yellow menjadi salah satu “holy grail” bagi railfan di seluruh dunia.
Apa Itu Doctor Yellow?
Doctor Yellow adalah nama panggilan untuk seri kereta inspeksi Shinkansen yang dioperasikan oleh JR Central (Central Japan Railway Company). Fungsi utamanya adalah memeriksa kondisi rel, sinyal, tegangan listrik, dan seluruh infrastruktur jalur Shinkansen dengan kecepatan tinggi (hingga 320–330 km/jam).
Ada dua seri utama yang masih aktif hingga 2026:
- 923 series (Doctor Yellow generasi pertama yang masih beroperasi)
- T4 series / 923-3000 series (generasi yang lebih baru, kadang disebut “New Doctor Yellow”)
Warna kuning terang dengan garis biru dan merah di samping membuatnya sangat mudah dikenali dari kejauhan. Julukan “Doctor” muncul karena kereta ini “mendiagnosa” kesehatan jalur Shinkansen — mirip dokter yang memeriksa pasien.
Doctor Yellow dilengkapi sensor laser, kamera resolusi tinggi, alat pengukur getaran rel, dan sistem perekam data 24 jam.
Warna kuning dipilih karena sangat kontras dan mudah terlihat oleh pekerja rel serta pilot helikopter yang memantau jalur.
Selain langka, kereta cepat ini diburu karena ada mitos di kalangan railfan: “Kalau kamu melihat Doctor Yellow, itu pertanda kamu akan beruntung tahun ini.”
Mengapa Doctor Yellow Begitu Dicari?
1. Sangat jarang terlihat
Doctor Yellow tidak beroperasi setiap hari dan tidak memiliki jadwal tetap yang diumumkan publik. Biasanya hanya berjalan 2–4 kali seminggu, seringkali di malam hari atau dini hari, dan rutenya bisa berubah-ubah.
2. Hanya ada sedikit unit
Saat ini hanya ada 2 set kereta Doctor Yellow aktif di seluruh jaringan Tokaido dan Sanyo Shinkansen (Tokyo – Hakata). Bandingkan dengan ribuan rangkaian Nozomi, Hikari, Kodama yang berlalu-lalang setiap hari.
3. Tidak berhenti di stasiun
Kereta ini tidak pernah membawa penumpang dan tidak berhenti di stasiun penumpang. Ia hanya melintas dengan kecepatan tinggi, sehingga peluang melihatnya sangat terbatas.
4. Fenomena “Doctor Yellow sighting”
Bagi railfan, berhasil memotret atau melihat Doctor Yellow secara langsung dianggap prestasi besar. Banyak yang rela menunggu berjam-jam di spot tertentu, bahkan bermalam di dekat jalur.
Spot Terkenal untuk Berburu Doctor Yellow
Beberapa lokasi yang paling sering dilaporkan berhasil melihat Doctor Yellow (hingga 2026):
- Fujikawa Bridge (dekat Stasiun Shin-Fuji)
- Sekitar Stasiun Odawara (spot klasik)
- Atami Tunnel area
- Hamamatsu – Toyohashi (jalur datar, visibilitas bagus)
- Spot di dekat Kyoto – Shin-Osaka (terutama pagi hari)
- Hakata Minami Line (jarang, tapi kadang muncul di jalur ini)
Doctor Yellow bukan hanya kereta inspeksi biasa. Ia adalah simbol dedikasi luar biasa Jepang dalam menjaga keselamatan dan ketepatan waktu Shinkansen — dan sekaligus menjadi “buruan legendaris” yang membuat ribuan railfan rela menghabiskan waktu dan uang hanya untuk melihatnya melintas selama beberapa detik.