JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan menegaskan target investasi sebesar Rp2 triliun melalui kegiatan Investment and Business Matching yang digelar di Jakarta sebagai langkah memperkuat hilirisasi perikanan nasional.
Agenda Investment and Business Matching yang menghadirkan ratusan pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri ini menjadi momentum strategis KKP untuk memperluas peluang investasi sektor kelautan dan perikanan.
Kegiatan bertema hilirisasi perikanan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ikan Nasional dan dirancang untuk menghubungkan investor dengan pelaku usaha yang membutuhkan dukungan pengembangan industri.
Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Machmud menegaskan bahwa kementeriannya membidik potensi investasi mencapai Rp2 triliun melalui forum ini.
“Targetnya sekitar Rp2 triliun untuk kegiatan sekarang,” ujar Machmud dalam konferensi pers, Kamis (20/11/2025).
Machmud menjelaskan bahwa agenda Investment and Business Matching kali ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Ikan Nasional yang jatuh setiap 21 November dengan mengusung tema “Accelerate National Economic Growth Through Downstreaming of Fisheries”.
Ia memaparkan bahwa kegiatan yang berlangsung sehari penuh di kantor KKP ini bertujuan menyosialisasikan kebijakan pemerintah terkait percepatan hilirisasi industri kelautan dan perikanan.
Selain itu, forum ini juga dirancang untuk mempromosikan peluang investasi, mempertemukan calon investor dengan pelaku usaha, dan memperkuat rencana kemitraan bisnis di sektor perikanan.
Peserta dari dalam negeri meliputi kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah, pembudidaya ikan, perusahaan penangkapan ikan, unit pengolahan ikan, investor potensial, perusahaan logistik, penyedia layanan rantai dingin, pengelola kawasan industri, jaringan ritel, hingga lembaga pembiayaan.
Sementara itu, peserta internasional datang dari Belanda, Singapura, European Investment Bank, Swiss Import Promotion Programme (SIPPO), Japan International Cooperation Agency (JICA), Indo-Australia Business Council, serta sejumlah negara lainnya.
Rangkaian kegiatan utama mencakup diskusi panel mengenai kebijakan investasi, pemaparan profil industri kelautan dan perikanan, serta sesi business matching yang memungkinkan pertemuan langsung antara investor dan pelaku usaha.
KKP berharap forum ini menghasilkan kesepakatan bisnis dan realisasi investasi baru yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan.***
