Marco Bezzecchi (Aprilia) tampil luar biasa dominan dari pole position untuk memenangkan seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Di sisi lain, sang juara bertahan Marc Marquez harus mengalami insiden ban pecah yang mengerikan di lap-lap akhir.
Setelah sempat terjatuh saat memimpin Sprint Race pada hari Sabtu, Bezzecchi menebus kesalahannya pada hari Minggu. Memulai balapan dengan sempurna, ia langsung melakukan holeshot dan menjauh dari kejaran lawan, hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan lebih dari lima detik.
Dominasi Total Aprilia dan Kebangkitan Pedro Acosta
Bezzecchi nyaris tak tersentuh sepanjang 26 lap di Sirkuit Buriram. Kemenangan ini menjadikannya pembalap Aprilia pertama yang mampu memenangkan tiga balapan berturut-turut (terhitung sejak akhir musim 2025).
Sementara itu, Pedro Acosta (KTM) berhasil mengambil alih puncak klasemen sementara setelah finis di posisi kedua. Podium terakhir diamankan oleh pembalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, meski kecepatannya merosot tajam di akhir balapan. Dominasi Aprilia semakin nyata dengan Jorge Martin di posisi keempat dan Ai Ogura di posisi kelima—menempatkan empat motor RS-GP di jajaran lima besar.
Runtuhnya Dinasti Ducati dan Insiden Ban Marquez
Berbanding terbalik dengan Aprilia, Ducati mengalami akhir pekan yang kelam. Rekor fantastis mereka yang selalu mencetak podium dalam 88 balapan terakhir resmi terhenti di Thailand.
Marc Marquez yang kesulitan menyamai kecepatan barisan depan sebenarnya masih berpeluang mengamankan posisi ketiga. Namun, petaka datang pada lap ke-21 di Tikungan 4; ban belakang motor GP26 miliknya mengalami kegagalan fungsi (pecah).
Marquez hampir terlempar dari motornya, namun beruntung ia tidak mengalami cedera serius. Masalah ban Michelin ini tampaknya meluas setelah Joan Mir (Honda) juga terpaksa mundur beberapa lap kemudian karena masalah serupa.
Pembalap Ducati terbaik di balapan ini hanyalah Fabio Di Giannantonio (VR46) yang finis di posisi keenam, tertinggal jauh 16,8 detik dari sang pemenang.
Jalannya Balapan: Duel Sengit di Belakang Bezzecchi
Hanya dalam dua lap awal, Bezzecchi sudah unggul satu detik dari Raul Fernandez. Pertarungan sengit justru terjadi di perebutan posisi ketiga antara Marquez, Martin, dan Acosta.
Acosta sempat beberapa kali melebar di Tikungan 12 dan Tikungan 3 saat mencoba menyalip Martin. Namun pada lap ke-10, manuvernya berhasil. Marquez sempat memberikan perlawanan dengan melakukan slipstream maut untuk menyalip Martin dan Acosta sekaligus di Tikungan 4, namun Acosta segera membalas di Tikungan 8 untuk mengamankan posisi podiumnya.
Hasil Akhir dan Klasemen
Dengan hasil ini, Pedro Acosta memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 7 poin meninggalkan Thailand. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) harus puas finis di posisi ke-9 setelah kalah duel di tikungan terakhir melawan rekan setimnya di musim depan, Franco Morbidelli.
Di barisan belakang, Luca Marini menjadi pembalap Honda terbaik di posisi ke-10. Sementara itu, bintang baru asal Turki, Toprak Razgatlioglu, menyelesaikan debut Grand Prix-nya di posisi ke-17 bersama Yamaha, tepat di depan rekan setimnya, Jack Miller.
Klasemen Sementara Pembalap MotoGP 2026
-
Pedro Acosta (Red Bull KTM) – 32 Poin
-
Marco Bezzecchi (Aprilia Factory) – 25 Poin
-
Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) – 18 Poin
-
Jorge Martin (Aprilia Factory) – 15 Poin
-
Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) – 11 Poin
-
Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) – 10 Poin
-
Brad Binder (Red Bull KTM) – 9 Poin
-
Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati) – 8 Poin
-
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – 7 Poin
-
Luca Marini (Honda HRC Castrol) – 6 Poin
-
Johann Zarco (Castrol Honda LCR) – 5 Poin
-
Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) – 4 Poin
-
Diogo Moreira (Pro Honda LCR) – 3 Poin
-
Fabio Quartararo (Monster Yamaha) – 2 Poin
-
Alex Rins (Monster Yamaha) – 1 Poin