BAUBAU – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menginformasikan bahwa salah satu kapal penumpangnya, KM Tilongkabila, mengalami kemudi eror. Kapal segera kembali ke Pelabuhan Baubau untuk memastikan keselamatan penumpang dan kondisi kapal. Seluruh penumpang sudah kembali diturunkan di pelabuhan dan akan dilakukan pembatalan tiket dengan pengembalian dana 100 persen.
Kepala Cabang PELNI Baubau Jasman menyampaikan permohonan maaf bagi pelanggan kapal PELNI yang terdampak atas kejadian ini. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan kondisi kapal agar segera dilakukan perbaikan yang dibutuhkan. Untuk penumpang yang batal berangkat maupun calon penumpang di pelabuhan lain yang sudah membeli tiket, akan dilakukan pengembalian dana 100 persen,” ujar Jasman.
KM Tilongkabila dilaporkan berangkat menuju pelabuhan Raha dalam keadaan baik dan di tengah perjalanan tiba-tiba mengalami kendala pada bagian kemudi, hingga menyebabkan kapal menabrak bagian tepi tebing kedangkalan sekitar pukul 22.19 WITA setelah berlayar sekitar 13 Nautical miles dari Pelabuhan Baubau. Akibat kejadian ini, Nakhoda yang sudah berkoordinasi dengan Team MRT di Jakarta memutuskan kembali ke Pelabuhan Baubau dan menurunkan 1308 penumpang agar dapat dilakukan pemeriksaan dan perbaikan.
KM Tilongkabila merupakan kapal buatan Jerman tipe 1000 berusia 31 tahun pada tahun 2025, dengan rute Benoa – Lembar – Bima – Labuan Bajo – Makassar – Bau-bau – Raha – Kendari – Luwuk – Gorontalo – Bitung (PP).
Seluruh kapal PELNI dilengkapi dengan jaket penyelamat (lifejacket) sebanyak 125 persen dari kapasitas. Untuk kapal seukuran KM Tilongkabila dilengkapi dengan 8 perahu sekoci dengan daya tampung 764 orang, ditambah 50 perahu karet dengan kapasitas total 1.250 orang. Untuk mempercepat evakuasi penumpang turun dari kapal dalam situasi darurat, seluruh kapal PELNI juga telah dipasang Marine Evacuation System atau MES.
Dalam setiap pelayarannya, PELNI selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan pelayaran dengan memenuhi seluruh aturan dan ketentuan pelayaran maupun himbauan dari otoritas pelabuhan dan instansi terkait lainnya.