JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) serta pusat panggilan darurat 112 untuk mendukung mitigasi bencana dan layanan darurat selama libur Lebaran 2026.
“Kami turut menyiapkan dukungan EWS atau penyampaian informasi bencana melalui SMS blast dan siaran TV digital secara nasional,” kata Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, dalam acara pelepasan satuan tugas pemantauan layanan telekomunikasi di Jakarta, Jumat (13/3/2026), dilansir dari Antara.
EWS akan mengirimkan notifikasi melalui TV digital jika terjadi bencana di wilayah domisili warga. Masyarakat disarankan mengatur layanan TV digital sesuai kode pos agar informasi dapat tersampaikan secara akurat.
Selain itu, pemerintah menyiapkan layanan pusat panggilan 112 untuk merespons cepat situasi darurat seperti kecelakaan. Layanan ini sudah tersedia di DKI Jakarta dan 190 kabupaten/kota, terintegrasi dengan kepolisian, pemadam kebakaran, dan ambulans, serta dapat diakses gratis. “Masyarakat bisa menghubungi kalau ada kendala. Tinggal call 112 sebagai pusat bantuan untuk adanya peristiwa di masing-masing kota,” ujar Wayan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital, Ismail, menambahkan bahwa mitigasi juga mencakup kesiapan jaringan telekomunikasi. “Kami mengantisipasi untuk memastikan yang paling urgent terlebih dahulu untuk jaringan atau sinyal telekomunikasi, yaitu listrik,” katanya. Ia menegaskan pihaknya bersama PLN telah menyiapkan rencana cadangan jika terjadi bencana.