JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Oleh Soleh, atau yang akrab disapa Kang Oleh, mendorong penguatan sistem pertahanan nasional melalui pembangunan posko TNI Angkatan Laut (AL) di wilayah selatan Tasikmalaya. Usulan ini disampaikan dalam kunjungan spesifik Komisi I DPR RI ke Kodam III/Siliwangi, Bandung, sebagai bagian dari pengawasan terhadap isu pertahanan, keamanan, dan komunikasi publik.
Kang Oleh menekankan tiga poin strategis untuk memperkuat pertahanan nasional. Pertama, ia mengusulkan optimalisasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dengan mempererat kolaborasi antara TNI dan Pertahanan Sipil (Hansip). Menurutnya, pengetahuan lokal Hansip dapat meningkatkan efektivitas pengamanan wilayah.
“Hansip memiliki pengetahuan lokal yang sangat penting. Jika kolaborasi antara TNI dan Hansip diperkuat, maka upaya menjaga keamanan dan stabilitas nasional akan lebih efektif,” ujar Kang Oleh.
Kedua, ia menyoroti urgensi pembangunan posko TNI AL di pesisir selatan Tasikmalaya yang memiliki garis pantai luas. Wilayah ini rentan terhadap aktivitas ilegal, seperti penyelundupan dan arus pencari suaka. Kehadiran posko TNI AL dinilai krusial untuk memperketat pengawasan maritim dan mencegah kejahatan di laut.
“Luasnya laut selatan perlu dijaga dengan kehadiran TNI AL. Posko ini penting untuk mencegah potensi kejahatan laut dan memperkuat pengawasan wilayah perbatasan maritim,” tegas Kang Oleh.
Ketiga, Kang Oleh mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sejumlah markas Koramil yang masih belum memadai. Ia menyoroti keterbatasan fasilitas dan infrastruktur yang dapat menghambat kinerja aparat TNI di lapangan.
“Setiap masa reses, saya selalu menyempatkan diri mampir ke markas Koramil di daerah. Banyak yang kondisinya kurang layak dan membutuhkan perhatian serius. TNI kuat bukan hanya dari personelnya, tapi juga dari dukungan fasilitas yang memadai,” tutur Kang Oleh.
Kang Oleh berharap usulan ini segera ditindaklanjuti untuk memperkuat pertahanan nasional, khususnya di wilayah pesisir dan perbatasan yang sering terabaikan.
“Kita ingin pertahanan nasional yang tangguh, tidak hanya di pusat tapi juga di daerah. Termasuk di wilayah pesisir yang sering luput dari perhatian,” pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Komisi I DPR RI untuk memastikan keamanan nasional yang merata dan efektif, sekaligus mendukung tugas TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.