JAKARTA – Komunitas masyarakat Madura di Malaysia melalui Majelis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) menggelar berbagai kegiatan keagaman sepanjang Ramadan 1447 Hijriah/2026.
Sekretaris Jenderal MPPM Abdul Kholik menjelaskan, “Selama bulan Ramadan, komunitas masyarakat Madura di Malaysia melalui Divisi Dakwah dan Pendidikan MPPM melaksanakan enam program utama.”
Program tersebut meliputi kultum harian menjelang berbuka, salat tarawih dan witir berjemaah, serta tadarus Al-Qur’an dengan target khatam dua kali selama Ramadan. Selain itu, komunitas juga mengadakan buka puasa bersama, memperingati Nuzulul Qur’an, halalbihalal pasca-Ramadan, dan santunan khusus bagi anggota atau WNI yang membutuhkan.
“Kami juga berbuka puasa bersama dan memperingati Nuzulul Qur’an. Sebagai momentum silaturahmi, sekaligus penguatan nilai-nilai Al-Qur’an,” kata Abdul Kholik, sebagaimana dilansir dari Antara, Minggu (22/2/2026). Ia menambahkan, santunan Ramadan menjadi bentuk kepedulian sosial komunitas terhadap sesama.
Pererat Persaudaran Sesama Masyarakat Madura di Perantauan
Menurut Abdul Kholik, seluruh program bertujuan memperkuat nilai keagamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial masyarakat Madura di perantauan.