CAPE TWON, AFSEL – KRI Prabu Siliwangi-321, melakukan kunjungan pelabuhan (port visit) di Cape Town, Afrika Selatan, pada Selasa (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Operasi Penyeberangan Jala Raksa-26 yang menandai perjalanan perdana kapal kelas Thaon di Revel (PPA) tersebut setelah diserahterimakan dari Italia pada akhir 2025 lalu.
Kunjungan tersebut memperkuat diplomasi maritim Indonesia sekaligus mempererat hubungan persahabatan dengan angkatan laut negara sahabat, khususnya South African Navy (SAN).
Setelah tiba di pelabuhan, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja bersama sejumlah perwira dan didampingi Atase Pertahanan RI di Pretoria Kolonel Marinir Guntur Alamsyih melakukan kunjungan kehormatan (courtesy call) ke Flag Officer Fleet (FOF) Simon’s Town Naval Base. Mereka diterima langsung oleh RADM Handsome Thamsanga Matshane dari South African Navy.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak melakukan pertukaran plakat sebagai simbol komitmen persahabatan dan kerja sama antarangkatan laut kedua negara.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan resmi ke Pemerintah Kota Cape Town. Delegasi Indonesia diterima oleh Alderman James Vos, anggota Komite Mayoral. Pertukaran plakat kembali dilakukan sebagai penegasan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat hubungan bilateral, meningkatkan komunikasi, serta menjajaki peluang kolaborasi di sektor kemaritiman.
Kegiatan port visit ini sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali dalam mengimplementasikan naval diplomacy. Langkah tersebut bertujuan menunjukkan kehadiran TNI AL di panggung internasional sekaligus mendukung kepentingan nasional di bidang keamanan maritim global.
KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kapal patroli lepas pantai modern (offshore patrol vessel) buatan Fincantieri, Italia. Kapal ini telah melalui uji coba laut di perairan Eropa sebelum memulai perjalanan panjang menuju Indonesia.
Kunjungan ke Cape Town menjadi salah satu titik singgah strategis dalam perjalanan tersebut, sekaligus memperlihatkan kemampuan kapal dalam menjalankan misi diplomasi maritim serta tugas operasional TNI Angkatan Laut.