JAKARTA – Program mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hampir seluruhnya terisi, khususnya untuk moda transportasi bus. Hingga 5 Maret 2026, jumlah pendaftar mencapai 15.550 orang dari total kuota 15.834 penumpang. Artinya, tersisa kurang dari 300 kursi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan program ini bertujuan menekan penggunaan kendaraan pribadi saat libur Lebaran 1447 H/2026 M. “Saya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program Mudik Gratis dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menekan penggunaan kendaraan pribadi selama masa libur Lebaran,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).
Tahun ini, kuota mudik gratis bus lebih sedikit dibanding 2025, yakni turun dari 21.536 menjadi 15.834 penumpang. Secara keseluruhan, Kemenhub menyediakan 401 bus dan delapan truk untuk mengangkut 240 sepeda motor ke 34 kota tujuan.
Pendaftar mudik gratis sepeda motor dengan truk tercatat 172 unit dari total kuota 240 unit. Sementara layanan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (MOTIS) sudah menerima 9.529 unit dari kuota 11.900 sepeda motor, dengan jumlah penumpang mencapai 18.382 orang dari kuota 28.196.
Untuk moda kapal laut, Kemenhub menyiapkan kuota 69.232 penumpang di seluruh lintasan. Pada hari pertama pendaftaran, Jumat (6/3/2026), tercatat 5.933 orang mendaftar.
Selain itu, penjualan tiket pesawat domestik pasca stimulus pemerintah juga meningkat. Pada periode 13–29 Maret 2026, jumlah tiket terjual mencapai 1.767.574 kursi. Tiga rute dengan penjualan tertinggi adalah Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.
Rute menuju Medan dan Padang kini hanya tersedia penerbangan transit dengan harga tinggi, mulai Rp1,9 juta hingga Rp3 juta untuk kelas ekonomi. Sementara rute Jakarta–Denpasar masih tersedia penerbangan langsung dengan variasi harga lebih beragam.