JAKARTA — Suasana Salat Jumat di Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading Barat, mendadak berubah mencekam setelah terjadi ledakan pada Jumat siang (7/11/2025). Insiden tersebut mengakibatkan 42 orang mengalami luka-luka, sebagian besar akibat pecahan kaca dan tekanan suara. Dua di antaranya, yang diduga merupakan siswa sekolah, dilaporkan menderita luka serius.
Petugas kepolisian yang melakukan penyisiran di lokasi menemukan sebuah benda menyerupai senjata api laras panjang atau softgun. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan temuan tersebut.
“Kami menemukan benda yang menyerupai airsoft gun di lokasi kejadian,” ujar Kombes Budi Hermanto.
Benda yang belum dapat dipastikan jenisnya—apakah merupakan senjata api asli, rakitan, atau sekadar airsoft gun—itu ditemukan di dekat dua korban ledakan. Hingga kini, pihak kepolisian belum mengungkap kaitan antara benda tersebut dengan sumber ledakan.
Penyebab Ledakan Masih Diselidiki
Dugaan awal sempat mengarah pada korsleting perangkat sound system di dalam masjid. Namun, penyidik belum mengeluarkan kesimpulan resmi. Tim gabungan Jihandak dari TNI AL dan Polda Metro Jaya telah dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Area masjid kini telah dipasangi garis polisi dan disterilisasi. Polisi masih menunggu hasil analisis forensik untuk memastikan penyebab ledakan serta mengungkap status dan hubungan benda mirip senjata api yang ditemukan di lokasi kejadian.