Live Program Jelajah UHF Digital

Libur Natal, Warga Padati Kawasan Kota Tua Jakarta

JAKARTA – Kawasan Kota Tua Jakarta dipadati pengunjung di momen libur Natal sejak Ahad hingga hari ini Selasa, 26 Desember 2023. Kota Tua Jakarta menjadi salah satu tempat rekreasi andalan warga Jabodetabek.

Banyak masyarakat yang menikmati Kota tua dengan sewa sepeda dan berselfie dengan bangunan Kota Tua serta bisa menaiki delman sambil berkeliling di kawasan sekitar Kota Tua

Ada beragam tempat wisata yang bisa dijumpai di kawasan Kota Tua Jakarta. Mayoritas, memiliki bangunan bergaya kolonial yang sarat akan nilai sejarah.

Libur Natal, Warga Padati Kawasan Kota Tua Jakarta
Dok Photo Garuda.TV

Berikut tempat wisata Kota Tua Jakarta,

1. Museum Fatahillah

Museum Fatahillah merupakan ikon wisata Kota Tua Jakarta yang terkenal di kalangan wisatawan. Lokasinya berada di tengah kawasan Kota Tua, tepatnya di depan lapangan Kota Tua Jakarta.

Museum ini dulunya sebagai gedung Balaikota Batavia. Di dalam memiliki koleksi benda-benda mengenai sejarah perkembangan DKI Jakarta. Meliputi, replika peninggalan masa Tarumanega dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di DKI Jakarta, mebel antik, gerabah, batu prasasti, dan lainnya.

Museum Fatahillah dapat dikunjungi setiap hari, kecuali Senin, mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Berdasarkan informasi dari laman Instagram Museum Kesejarahan Jakarta, harga tiket masuk Museum Fatahillah sebesar Rp 5.000 untuk dewasa. Sedangkan, harga tiket masuk anak-anak sebesar Rp 2.000 dan mahasiswa Rp 3.000.

2. Taman Fatahillah

Tepat di depan museum, terdapat Taman Fatahillah yang merupakan salah satu ikon kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Ada beragam aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung di area taman ini.

3. Museum Bank Indonesia

Di Kota Tua Jakarta juga ada Museum Bank, wisatawan dapat mengetahui sejarah uang rupiah dari masa ke masa.

Bangunan Museum Bank Indonesia dulunya digunakan oleh De Javasche Bank, yang merupakan cikal bakal Bank Indonesia. Kini, bangunan museum telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Museum Bank Indonesia pertama kali dibuka untuk umum pada 15 Desember 2006 oleh Gubernur Bank Indonesia, Burhanuddin Abdullah. Beberapa koleksi di Museum Bank Indonesia antara lain, koleksi uang kerajaan di Nusantara, perkembangan uang dari masa kolonial hingga sekarang, miniatur Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC), atau kongsi dagang milik Belanda, transformasi logo Bank Indonesia, dan sebagainya.

4. Museum Bank Mandiri

Museum ini tidak jauh dari lokasi Museum Bank Indonesia, pengunjung dapat menemukan Museum Bank Mandiri. Mengutip dari laman Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, bangunan Museum Bank Mandiri dulunya milik perusahaan swasta Belanda yakni Factorij Batavia.

Koleksi Museum Bank Mandiri berupa perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno (numismatik), brankas, dan lain-lain. Gedung museum masih mempertahankan bentuk aslinya yang identik dengan zaman kolonial Belanda.

5. Museum Wayang

Libur Natal, Warga Padati Kawasan Kota Tua Jakarta

Museum Wayang ini memiliki koleksi lebih dari 4.000 buah wayang dari seluruh Tanah Air. Mulai dari wayang kulit, wayang golek, wayang kardus, wayang rumput, wayang janur, topeng, boneka, wayang beber, dan gamelan.

Museum ini juga memamerkan koleksi boneka asal mancanegara, seperti boneka Inggris, Rusia, Thailand, dan sebagainya. Terdapat makam Jan Pieterszoon Coen, Gubernur-Jendral Hindia-Belanda keempat dan keenam pada lantai satu museum. Museum yang dulunya berfungsi sebagai gereja ini, berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Pinangsia, Kota Tua, Jakarta Barat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *