Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Karya ini menarik perhatian publik karena berisi rangkaian tulisan reflektif yang lahir dari pengalaman personal penulis—emosional, jujur, dan terasa sangat dekat dengan pembacanya.
Tak sedikit warganet yang kemudian mencari link buku Broken Strings untuk membacanya secara daring. Kabar baiknya, buku ini memang dapat diakses secara digital melalui tautan yang dibagikan langsung oleh Aurelie.
Tentang Buku Broken Strings
Broken Strings merupakan buku bergenre reflektif-emosional yang ditulis sebagai ruang ekspresi Aurelie dalam memaknai perjalanan hidup, relasi personal, luka batin, hingga proses penyembuhan diri.
Ditulis dengan gaya bahasa yang sederhana namun sarat makna, buku ini mudah dipahami dan mampu menyentuh pembaca dari berbagai latar belakang. Banyak pembaca mengaku menemukan bagian dari diri mereka dalam tiap halaman yang dibaca.
Menariknya, Broken Strings tersedia dalam dua versi bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, sehingga dapat diakses oleh pembaca yang lebih luas, termasuk pembaca internasional.
Link Baca Buku Broken Strings
Berikut tautan resmi untuk membaca Broken Strings secara online yang dibagikan oleh penulis:
Catatan: Karena buku ini sempat viral, akses terkadang mengalami kendala akibat tingginya jumlah pengunjung. Jika tautan tidak dapat dibuka, disarankan mencoba kembali di waktu lain.
Cara Alternatif Mengakses Buku
Jika link Google Drive tidak bisa diakses, pembaca dapat mencoba cara berikut:
-
Kunjungi akun Instagram resmi Aurelie Moeremans
-
Masuk ke link di bio (Linktree)
-
Pilih versi buku Broken Strings yang diinginkan
-
Baca secara online atau simpan file
Cara ini dinilai lebih aman karena langsung mengarah ke tautan yang dibagikan oleh penulis.
Mengapa Broken Strings Viral?
Ada beberapa alasan mengapa buku ini begitu ramai diperbincangkan:
-
Ditulis langsung dari pengalaman pribadi Aurelie
-
Mengangkat tema luka emosional dan proses self-healing
-
Gaya penulisan jujur, personal, dan apa adanya
-
Banyak pembaca merasa kisahnya sangat “relate”
Tak sedikit pula warganet yang membagikan kutipan dari Broken Strings di media sosial karena dianggap mewakili perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.