JAKARTA – Lisa Mariana menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat pagi ini untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Kedatangannya menjadi sorotan karena keterlibatannya dalam penyelidikan aliran dana yang tengah digali penyidik.
Lisa tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 11.27 WIB, didampingi oleh tim pengacaranya. Menggunakan pakaian berwarna cokelat, ia tampak tenang dan menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan.
“Saya bakal kooperatif menjelaskan sedetail-detailnya,” ujar Lisa kepada awak media setibanya di lokasi.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya KPK untuk mendalami aliran dana non-anggaran (non-bujeter) Bank BJB yang diduga bermasalah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik tengah menelusuri peruntukan dana tersebut. “KPK terus mendalami dari dana non-bujeter itu peruntukannya untuk apa, peruntukannya untuk siapa, nah itu yang oleh penyidik didalami dari keterangan-keterangan para saksi yang sudah dipanggil,” ungkap Budi pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Budi menambahkan bahwa keterangan Lisa sangat penting untuk mengungkap fakta-fakta baru dalam kasus ini.
“Tentu pemanggilan yang bersangkutan nanti di hari Jumat sangat dibutuhkan, dan informasi-informasi yang nanti disampaikan oleh saksi tentu akan sangat membantu bagi penyidik untuk kemudian bisa mengungkap dan menuntaskan perkara ini,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan figur publik seperti Lisa Mariana, yang dikenal luas di media sosial.
KPK berharap pemeriksaan ini dapat membawa kejelasan lebih lanjut terkait dugaan penyimpangan dana di Bank BJB, sekaligus mempercepat penyelesaian perkara korupsi yang merugikan negara.