JAKARTA – Sebanyak 20 unit excavator dikerahkan untuk membantu operasi pencarian korban yang tertimbun longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Senin (09/03).
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Special Grup, Kantor SAR Kota Bekasi, BPBD, Damkar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, UPST Bantar Gebang, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Kepolisian dan TNI setempat, PMI, Pramuka Peduli, hingga layanan Emergency Ambulance, bekerja secara simultan untuk mengevakuasi korban.
Menurutu BPBD DKI Jakarta, saat ini Tim SAR Gabungan fokus melakukan penanganan cepat dan memastikan setiap korban tertimbun dapat ditemukan secepat mungkin, seluruh personel dilibatkan maksimal dalam operasi SAR ini.
Operasi ini juga melibatkan kaji cepat dari tim BPBD untuk menilai kondisi terkini tanah di sekitar lokasi dan memastikan keamanan tim lapangan agar tidak terjadi longsor susulan.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 jika menemukan situasi darurat atau mengalami kecelakaan di sekitar TPST Bantar Gebang.
Evakuasi diperkirakan akan memakan waktu berjam-jam karena kondisi tumpukan sampah yang labil dan medan yang sulit diakses, sehingga koordinasi antar instansi menjadi kunci kelancaran pencarian korban.***