JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan kesiapan penuh menghadapi lonjakan perjalanan Nataru 2025 dengan mengoperasikan 7.982 perjalanan kereta api sebagai langkah strategis menjaga kelancaran mobilitas nasional.
Penyediaan ribuan perjalanan yang meliputi layanan reguler dan tambahan ini menjadi fondasi utama KAI dalam memastikan perjalanan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, tepat waktu, dan berdaya dukung ekonomi.
Langkah besar tersebut memperlihatkan bagaimana Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025 tidak hanya memfokuskan aspek transportasi, tetapi juga mendorong aktivitas wisata, bisnis, dan perputaran ekonomi daerah.
Dalam penjelasannya, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan bahwa
“Dalam periode Angkutan Natal dan Tahun Baru, jutaan masyarakat bergerak bersamaan.”
“Setiap perjalanan yang terselenggara dengan selamat dan nyaman akan berdampak langsung pada aktivitas wisata, bisnis, dan perputaran ekonomi daerah.”
“KAI hadir untuk memastikan mobilitas itu terjaga dengan kualitas layanan terbaik,” jelas Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Sabtu (22/11/2025).
Dari total perjalanan yang disiapkan, terdapat 7.038 perjalanan reguler dan 944 perjalanan tambahan yang dirancang untuk mengurai kepadatan penumpang sepanjang masa libur akhir tahun.
Untuk menjaga kelancaran arus penumpang, KAI menurunkan 170 personel Customer Service Mobile yang ditempatkan di 39 stasiun sebagai frontliner pelayanan langsung.
Personel tersebut memastikan penumpang mendapatkan bantuan informasi perjalanan, arah alur kepadatan, serta dukungan layanan cepat di seluruh titik mobilitas utama.
KAI juga meningkatkan jumlah petugas kebersihan baik di stasiun maupun rangkaian kereta guna menjaga kenyamanan penumpang dalam seluruh tahap perjalanan.
Secara total, sebanyak 145 petugas stasiun, 198 petugas OTC, dan 147 petugas pencuci kereta diterjunkan untuk memastikan fasilitas operasional tetap optimal sepanjang musim libur.
Ditambahkan Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menegaskan kontribusi ekonomi dari peningkatan mobilitas .
“Setiap pelanggan yang bergerak berarti peluang baru bagi sektor wisata, UMKM, hingga aktivitas usaha di berbagai daerah.”
“Karena itu, keberhasilan Angkutan Natal dan Tahun Baru adalah kontribusi nyata KAI untuk menjaga denyut ekonomi nasional tetap berjalan positif,” ungkap Raden.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan mengecek ketersediaan tiket melalui aplikasi resmi agar perjalanan akhir tahun dapat berlangsung lebih lancar.
Seluruh kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memperkuat standar keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025.***