Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kembali membuktikan bahwa seni bukan sekadar hobi, melainkan instrumen ampuh untuk misi kemanusiaan. Dalam momen perayaan Imlek yang digelar Partai Demokrat baru-baru ini, lukisan terbarunya yang bertajuk “Kuda Api” laku terjual dengan angka fantastis, yakni Rp6,5 miliar, kepada pengusaha ternama Low Tuck Kwong.
Putra sulung SBY sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan bahwa karya ini lahir khusus untuk menyambut Tahun Kuda Api. Lukisan tersebut bukan sekadar goresan warna, melainkan membawa pesan filosofis yang mendalam bagi bangsa.
“Beliau melukis Kuda Api dengan semangat energi, kekuatan, kerja keras, dan transformasi yang ingin kita hadirkan agar Indonesia semakin maju dalam balutan kedamaian serta keindahan,” ungkap AHY.
Tradisi Melukis untuk Kemanusiaan
Lelang miliaran rupiah ini bukan kali pertama dilakukan SBY. AHY menegaskan bahwa ayahnya kerap menjadikan karya seninya sebagai sarana menggalang dana saat bencana melanda. Seluruh hasil lelang, tanpa terkecuali, disalurkan untuk membantu masyarakat prasejahtera dan korban bencana.
Kilas balik pada 23 Desember 2025 lalu, SBY juga melelang lukisan bertajuk “God’s Day” dalam acara Art For Humanity. Lukisan oil on canvas yang menggambarkan duka banjir bandang di Sumatera tersebut terjual senilai Rp311 juta hanya dalam waktu 10 menit.
“Humanity” di Atas Kanvas
SBY memiliki kedekatan emosional dengan tema-tema kemanusiaan. Saat melelang lukisan “God’s Day”, ia sempat mengenang memori saat tsunami Aceh dan Nias melanda. Ia melihat penderitaan rakyat secara langsung, menyaksikannya dalam berita, lalu menuangkannya ke dalam kanvas sebagai bentuk solidaritas.
“Ini adalah tragedi, ini adalah humanity. Insya Allah, berapapun harga lelangnya saya lepas. Saya ikhlas berapapun nilainya, yang penting bisa membantu rakyat,” ucap SBY dengan penuh ketulusan.
Kini, melalui lukisan “Kuda Api”, SBY kembali mengirimkan pesan bahwa semangat pantang menyerah harus terus dikobarkan demi Indonesia yang lebih baik, sembari tetap merangkul mereka yang membutuhkan bantuan.