JAKARTA – Real Madrid mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Villarreal dalam lanjutan Liga Spanyol atau LaLiga 2026/2027. Pertandingan pekan kedelapan yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabéu, Sabtu (10/10/2026) waktu setempat, diwarnai kartu merah yang diterima penyerang Madrid, Vinícius Júnior.
Gol tunggal kemenangan Los Blancos dicetak Yan Diomande pada babak kedua. Hasil ini membuat Madrid tetap mengamankan tiga poin meski harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.
Sementara itu, Vinícius menjadi sorotan setelah golnya dianulir dan dirinya diusir wasit menyusul pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).
Madrid Dominan, tetapi Gagal Mencetak Gol di Babak Pertama
Real Madrid langsung berusaha menekan pertahanan Villarreal sejak awal pertandingan. Kylian Mbappé memperoleh peluang pada menit ketujuh, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang.
Mbappé kembali mengancam pada menit ke-21. Namun, upayanya berhasil digagalkan kiper Villarreal, Péter Gulácsi.
Madrid terus berusaha membongkar pertahanan tim tamu hingga akhir babak pertama. Meski sejumlah peluang tercipta, kedua kesebelasan belum mampu mencetak gol sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Yan Diomande Jadi Penentu Kemenangan Real Madrid
Memasuki babak kedua, Madrid kembali meningkatkan tekanan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62 melalui Yan Diomande.
Gol bermula dari pergerakan Federico Valverde yang menusuk dari sisi kanan sebelum mengirimkan umpan kepada Diomande. Penyerang asal Pantai Gading itu kemudian melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihentikan Gulácsi.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan sekaligus memastikan Madrid unggul 1-0.
Madrid sempat kembali menjebol gawang Villarreal pada menit ke-70 melalui Vinícius Júnior. Ia menyelesaikan umpan tarik Jude Bellingham dan sempat merayakan gol yang dianggap memperbesar keunggulan tuan rumah.
Namun, situasi berubah setelah wasit meninjau tayangan VAR. Dalam proses serangan sebelum gol, Vinícius terlihat menarik rambut Nathan Saliba, pemain Villarreal.
Wasit kemudian menganulir gol tersebut dan memberikan kartu merah langsung kepada Vinícius. Keputusan itu membuat Madrid harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Madrid Bertahan dengan 10 Pemain
Unggul jumlah pemain, Villarreal mencoba memanfaatkan situasi untuk mengejar ketertinggalan. Madrid pun harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan.
Kiper Thibaut Courtois berperan penting dalam menjaga gawang Los Blancos tetap aman. Salah satu penyelamatan penting dilakukan ketika ia menggagalkan peluang Carlos Romero pada menit ke-77.
Pertahanan Madrid mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 tidak berubah dan tuan rumah berhasil mengamankan kemenangan meski kehilangan Vinícius pada fase akhir pertandingan.
Vinícius Terancam Absen pada Laga Berikutnya
Kartu merah tersebut berpotensi berdampak pada pertandingan Madrid berikutnya. Vinícius harus menunggu keputusan komite disiplin mengenai sanksi yang akan dijatuhkan atas pelanggaran terhadap Saliba.
Berdasarkan laporan Reuters, regulasi sepak bola Spanyol mengategorikan tindakan menarik rambut lawan sebagai perilaku kekerasan. Pelanggaran tersebut dapat berujung larangan bermain satu hingga tiga pertandingan, bergantung pada keputusan disiplin.
Salah satu pertandingan yang berpotensi terdampak adalah El Clásico melawan Barcelona pada 25 Oktober 2026. Namun, kepastian absennya Vinícius bergantung pada keputusan resmi otoritas disiplin.
Bagi Madrid, kemenangan atas Villarreal menjadi modal penting untuk melanjutkan persaingan di papan atas LaLiga. Meski demikian, insiden kartu merah Vinícius menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi tim menjelang rangkaian pertandingan berikutnya.