JAKARTA – Pebulutangkis ganda putri, Siti Fadia Ramadhanti, dipastikan tetap melanjutkan kiprahnya pada ajang BWF World Tour Super 500 Malaysia Masters 2025 meski sempat mengalami cedera ringan.
Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Karel Mainaky, yang menyebut kondisi Fadia cukup baik usai mengalami gangguan pada pergelangan kaki kiri saat bertanding pada babak 16 besar bersama rekannya, Lanny Tria Mayasari.
Pasangan Indonesia itu menantang unggulan kedua asal Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, dalam duel sengit di Axiata Arena, Kamis (22/5/2025). Lanny/Fadia berhasil membalikkan keadaan dan menang dalam tiga gim dengan skor 19-21, 21-19, 21-15.
“Fadia sedikit tidak pas gerakannya saat mengambil bola depan kanan di gim kedua, sehingga engkelnya sedikit terganggu,” ujar Karel dalam keterangan tertulis yang dirilis PP PBSI.
Meski begitu, Karel memastikan kondisi cedera tersebut tidak mengkhawatirkan. Fadia tetap dijadwalkan turun pada laga perempat final yang akan digelar Jumat (23/5).
“Malam ini akan dilakukan pemulihan, dan pada saat main akan diproteksi dengan taping,” kata Karel menambahkan.
Laga kontra Matsuyama/Shida menjadi kemenangan perdana bagi Lanny/Fadia atas pasangan Jepang tersebut. Dalam dua pertemuan sebelumnya, pasangan Indonesia itu selalu menelan kekalahan.
Pada ajang Kumamoto Masters Japan 2024, Lanny/Fadia menyerah 21-17, 11-21, 16-21. Sementara itu, dalam babak penyisihan grup Piala Uber 2024, mereka kalah dalam tiga gim meski sempat merebut gim kedua dengan skor 22-20, sebelum akhirnya tumbang 9-21, 22-20, 16-21.
Tampil lebih solid di Malaysia Masters 2025, Lanny/Fadia akhirnya mengamankan satu tempat pada babak delapan besar. Selanjutnya, mereka akan menghadapi unggulan ketujuh dari China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, yang sebelumnya menyingkirkan wakil tuan rumah Go Pei Kee/Teoh Mei Xing dua gim langsung 21-6, 21-13.