JAKARTA – Persija Jakarta menargetkan kemenangan pada laga pamungkas Liga 1 Indonesia musim ini saat menjamu Malut United di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Jumat (23/5/2025) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi Macan Kemayoran untuk mempertahankan catatan sempurna di markas baru mereka.
Pelatih sementara Persija, Ricky Nelson, menegaskan pentingnya menjaga rekor kemenangan di JIS, yang sejauh ini mencatatkan lima kemenangan dari lima laga kandang.
“Persiapan kami tentu ini game terakhir di home, dalam seminggu ini kita coba untuk kita recovery dan semoga besok pertandingannya kita bisa tampil lebih baik lagi dari kemarin. Sehingga target penutup tiga poin di rumah sendiri bisa tercapai, itu yang kita siapkan dalam seminggu ini,” ujar Ricky dalam konferensi pers di JIS, Kamis (22/5/2025).
Persija terakhir kali tampil di JIS saat menghadapi Bali United dan sukses mencetak kemenangan meyakinkan 3-0. Namun, Ricky tetap menekankan pentingnya konsistensi dan konsentrasi penuh sepanjang laga, mengingat pengalaman pahit saat kalah dari PSS Sleman 1-2 akibat kebobolan pada menit akhir.
“Kembali (main) lagi itu gak gampang, karena kita harus naikin lagi tempo. Jadi kami kehilangan tempo aja di sisa setelah pertandingan kembali. Jadi poinnya adalah semoga besok, ya kita konsentrasinya tetap terjaga, babak pertama dan kedua, sehingga kita bisa curi gol, dan bisa menangkan pertandingan,” jelasnya.
Ricky juga menyoroti kekuatan Malut United yang diperkuat pemain-pemain berkualitas seperti Yakob dan Yance Sayuri, Diego Martinez, serta Adriano Castanheira. Ia meminta skuadnya tampil total demi mengamankan tiga poin terakhir di kandang.
“Makanya perlu kerja keras besok untuk kita bisa menghadirkan tiga poin itu,” katanya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang Hanif Sjahbandi berharap kemenangan bisa menjadi penutup manis bagi musim sulit yang dijalani Persija. Saat ini, tim ibu kota berada di peringkat ketujuh dengan 50 poin.
“Semoga besok kita bisa meraih kemenangan. Sehingga setidaknya kita bisa menutup beratnya musim ini,” tutur Hanif.