JAKARTA – Manchester City sukses mengamankan posisi teratas di Grup G usai menekuk Juventus dengan skor mencolok 5-2 dalam laga Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di Orlando, Jumat (27/6/2025).
Lima gol kemenangan The Citizens dicetak oleh Jeremy Doku, Erling Haaland, Phil Foden, Savinho, serta satu gol bunuh diri dari bek Juventus Pierre Kalulu.
Meski keduanya sudah pasti ke babak 16 besar, namun hasil ini sekaligus menegaskan superioritas City di fase grup, dengan rekor sempurna tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Tak hanya unggul secara skor, mereka tampil dominan dengan 63 persen penguasaan bola dan mencatatkan 18 percobaan tembakan, separuhnya tepat mengarah ke gawang.
Pelatih Pep Guardiola pun menyambut antusias hasil positif ini. “Penampilan sangat bagus, ini seperti final bagi kami,” katanya kepada laman resmi Manchester City.
Guardiola mengapresiasi kerja keras tim yang bermain di tengah cuaca panas ekstrem Florida, tantangan yang tidak mudah untuk diatasi.
Kini, Manchester City akan menantikan lawan mereka di babak 16 besar yang bisa berasal dari Real Madrid, Red Bull Salzburg, atau Al Hilal.
“Target utama lolos sudah tercapai,” tambah Guardiola, memastikan timnya siap melangkah lebih jauh.
Laga ini juga menjadi sorotan berkat pencapaian individu Erling Haaland yang mencetak gol ke-300 sepanjang karier profesionalnya, baik di level klub maupun tim nasional.
“Prestasi luar biasa untuk penyerang hebat,” puji Guardiola atas pencapaian anak asuhnya yang baru berusia 24 tahun itu.
Pertandingan ini turut menandai kembalinya gelandang andalan Rodri ke line-up utama setelah absen panjang sejak September.
Keseimbangan lini tengah City semakin terasa dengan kehadirannya, menjadikan permainan mereka lebih stabil dan efektif.
City juga menunjukkan efektivitas strategi tanpa bola. “Kami agresif tanpa bola dan cepat saat memilikinya,” ujar Guardiola, menggarisbawahi pendekatan taktis yang menjadi ciri khas permainan City.
Kontribusi dari kiper Ederson pun tidak luput dari perhatian berkat distribusi bola panjangnya yang akurat.
Performa tim kali ini sangat kontras dengan musim sebelumnya, di mana 50 persen skuad sempat dilanda cedera.
“Kini kami punya kedalaman skuad lebih baik,” kata Guardiola, menyoroti peningkatan daya tahan fisik dan rotasi pemain musim ini.
Dengan hasil impresif ini, Manchester City menatap fase knockout dengan kepercayaan diri tinggi.
Mereka siap menjaga momentum kemenangan demi misi meraih gelar juara dunia antarklub pertama dalam sejarah klub.***