JAKARTA — Daun kelor kerap disebut sebagai “superfood lokal” karena kandungan gizinya yang melimpah dan manfaatnya yang beragam bagi kesehatan. Tanaman yang mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia ini tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan tradisional, tetapi juga mulai mendapat perhatian dalam dunia kesehatan modern. Sejumlah penelitian menunjukkan daun kelor memiliki potensi untuk mendukung kesehatan tubuh, mulai dari meningkatkan daya tahan hingga membantu menjaga fungsi organ vital.
Berikut sejumlah manfaat daun kelor yang perlu diketahui masyarakat, yang bersumber dari Halodoc dan Alodokter:
1. Mendukung Produksi ASI
Daun kelor kerap dikonsumsi oleh ibu menyusui karena diyakini dapat membantu meningkatkan produksi air susu ibu. Kandungan senyawa aktif dalam ekstrak daun kelor disebut berperan dalam merangsang produksi ASI. Sejumlah studi klinis menyatakan konsumsi daun kelor relatif aman bagi ibu dan bayi, meski penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memperkuat temuan tersebut.
2. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh
Kandungan vitamin C yang cukup tinggi dalam daun kelor berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Imunitas yang baik membantu tubuh melawan berbagai infeksi. Penelitian laboratorium juga menunjukkan ekstrak daun kelor berpotensi menghambat pertumbuhan beberapa bakteri penyebab infeksi pada saluran pencernaan, kulit, dan pernapasan.
3. Menjaga Kesehatan Kulit
Daun kelor kini banyak dimanfaatkan sebagai bahan dalam produk perawatan kulit. Kandungan asam oleat di dalamnya membantu menjaga kelembapan kulit, sementara sifat antioksidan dan antiradang berperan dalam meredakan peradangan, termasuk yang berkaitan dengan jerawat.
4. Membantu Mengatasi Anemia
Daun kelor mengandung zat besi serta vitamin C yang membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh. Kombinasi ini menjadikan daun kelor bermanfaat bagi penderita anemia akibat kekurangan zat besi. Pemenuhan zat besi yang cukup dapat membantu mencegah gejala seperti mudah lelah, pucat, dan gangguan konsentrasi.
5. Menangkal Radikal Bebas
Antioksidan yang terdapat dalam daun kelor berperan melawan radikal bebas di dalam tubuh. Jika dibiarkan berlebihan, radikal bebas dapat memicu stres oksidatif yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis, seperti gangguan jantung dan diabetes tipe 2.
6. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah
Daun kelor juga dikaitkan dengan potensi penurunan kadar gula darah. Kandungan di dalamnya diduga membantu meningkatkan efektivitas kerja hormon insulin sehingga dapat mencegah resistensi insulin. Meski demikian, manfaat ini masih memerlukan pembuktian melalui penelitian berskala lebih besar.
7. Menjaga Fungsi Otak
Kandungan antioksidan dalam daun kelor berperan dalam melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Konsumsi daun kelor dinilai dapat membantu menurunkan risiko gangguan neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson, seiring bertambahnya usia.
Meski memiliki berbagai potensi manfaat, konsumsi daun kelor tetap disarankan dalam jumlah wajar dan sebagai bagian dari pola makan seimbang. Untuk kondisi kesehatan tertentu, masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya secara rutin.