Era baru raksasa Premier League resmi dimulai. Manchester City secara megah mengumumkan penunjukan Enzo Maresca sebagai juru taktik baru mereka pada Senin (29/6/2026). Pelatih berkebangsaan Italia tersebut diikat dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menakhodai armada The Citizens.
Maresca memikul tanggung jawab besar untuk menambal kekosongan yang ditinggalkan oleh mentor legendarisnya, Pep Guardiola. Seperti diketahui, Guardiola memilih mundur dari kursi kepelatihan Etihad Stadium pada akhir musim 2025/2026, meskipun sejatinya ia masih menyisakan satu tahun kontrak kerja.
Reuni Mantan Asisten Juarawan Treble 2023
Bagi publik Etihad, Enzo Maresca bukanlah sosok yang asing. Ia memiliki ikatan emosional dan rekam jejak yang sangat manis bersama Manchester Biru:
Maresca merupakan tangan kanan sekaligus asisten pelatih utama Pep Guardiola saat membawa Manchester City mengukir sejarah meraih treble-winning yang prestisius pada tahun 2023.
Jauh sebelum itu, taktik jitunya telah terbukti saat ia sukses mengantar tim akademi Man City (Elite Development Squad) keluar sebagai kampiun Premier League 2 pada musim 2020/2021.
Efek Domino Pemecatan Chelsea: Tebusan Fantastis Rp402 Miliar
Meski berstatus pelatih bebas kontrak setelah dipecat oleh Chelsea pada Januari 2026 lalu (di mana posisinya di Stamford Bridge kemudian digantikan oleh interim Liam Rosenior), kepindahan Maresca tidak terjadi secara cuma-cuma.
Laporan dari Sky Sports membeberkan bahwa manajemen Manchester City harus menggelontorkan dana kompensasi hukum yang fantastis, mencapai 17 juta poundsterling (setara Rp402,273 miliar) kepada manajemen Chelsea demi merampungkan kesepakatan pelepasan klausul kontrak Maresca.
Bagi Maresca pribadi, kembali ke Manchester dengan status sebagai bos utama adalah lonjakan karier paling masif yang diimpikan oleh setiap pelatih sepak bola modern saat ini.
“Manchester City adalah klub yang sangat saya kenal, dan memiliki kesempatan untuk melatih tim utama ini adalah hal yang luar biasa bagi saya. City adalah klub yang dikelola dengan sangat rapi. Semua yang mereka lakukan sangat inovatif, terencana, dan memiliki tujuan jelas. Bagi seorang manajer, ini adalah situasi impian,” ungkap Maresca penuh optimisme.