BANDUNG — Kabar Tijjani Reijnders yang segera meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Al-Qadsiah kembali memanaskan spekulasi di sepak bola Indonesia. Gelandang berusia 28 tahun itu berpeluang lebih dekat dengan sang adik, Eliano Reijnders, yang saat ini menjadi bagian dari skuad Persib Bandung.
Tijjani dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk pindah ke Al-Qadsiah dengan nilai transfer sekitar 52 juta poundsterling. Proses transfer tersebut disebut tinggal menunggu pemeriksaan medis sebelum kepindahannya resmi diselesaikan.
Jika terealisasi, transfer itu akan mengakhiri masa Tijjani di Manchester City setelah hanya satu musim. Ia bergabung dengan klub raksasa Inggris tersebut pada musim panas 2025, usai meninggalkan AC Milan.
Selama musim 2025/2026, Tijjani tampil dalam 47 pertandingan di berbagai kompetisi. Berdasarkan data Transfermarkt, ia mencetak tujuh gol dan menyumbangkan delapan assist.
Namun, persaingan di lini tengah Manchester City membuat posisi Tijjani di Etihad Stadium kembali tidak sepenuhnya aman. Al-Qadsiah pun datang dengan tawaran serius untuk memboyongnya ke Liga Arab Saudi.
Mimpi Duet di Indonesia
Kabar kepindahan Tijjani ke Arab Saudi membuat peluangnya bermain di Indonesia kembali dibicarakan. Alasannya, Eliano telah lebih dulu memperkuat Persib setelah bergabung pada 2025 dari PEC Zwolle.
Eliano merupakan pemain serbabisa yang dapat ditempatkan sebagai bek sayap maupun winger. Ia kemudian menjadi bagian dari skuad Maung Bandung dan mendapat perhatian dari sang kakak.
Tijjani pernah menyampaikan dukungan kepada Eliano setelah kepindahannya ke Persib. Ia juga meminta pelatih, rekan setim, serta Bobotoh memberikan dukungan dan menjaga sang adik selama berkarier di Bandung.
Keinginan untuk bermain bersama Eliano di Indonesia pun pernah diungkapkan Tijjani.
“Suatu hari nanti, saya ingin bermain bersama adik saya (Eliano) selama satu atau dua musim. Akan sangat luar biasa jika itu bisa terjadi di Indonesia,” ucap Tijjani Reijnders.
Pernyataan tersebut menjadi semakin menarik setelah Tijjani dikaitkan dengan kepindahan ke Al-Qadsiah. Jika transfer itu rampung, ia akan melanjutkan karier di kawasan yang lebih dekat dengan Indonesia dibandingkan Inggris.
Persib Belum Mengeluarkan Pernyataan
Meski demikian, belum ada kepastian bahwa Tijjani akan mengikuti jejak Eliano ke Persib. Hingga kini, tidak terdapat informasi resmi mengenai komunikasi atau kesepakatan antara Tijjani dan klub asal Bandung tersebut.
Tijjani masih harus menuntaskan proses transfer dari Manchester City ke Al-Qadsiah, termasuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah seluruh tahapan selesai, barulah masa depannya di Liga Arab Saudi dapat dipastikan.
Untuk sementara, Eliano tetap menjadi satu-satunya Reijnders di Persib. Adapun impian melihat Tijjani dan Eliano tampil dalam satu seragam di Indonesia masih sebatas harapan yang belum menemukan kepastian.



