JAKARTA – Pawai juara Persib Bandung Super League 2025/2026 menjadi magnet besar bagi masyarakat Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). Tradisi panjang perayaan juara yang telah berlangsung sejak 1937 kembali hidup, menyatukan Persib dan Bobotoh dalam euforia gelar terbaru.
Dilansir laman resmi Persib, perayaan berlangsung kolaboratif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta sponsor resmi klub. Rombongan bergerak dari Gedung Sate dan berakhir di Jembatan Penyeberangan Orang Asia-Afrika, menempuh rute ikonik di jantung Kota Bandung.
Trofi Super League 2025/26 dipastikan sehari sebelumnya setelah Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Dengan 79 poin, Persib unggul head-to-head atas Borneo FC. Gelar ini melengkapi bintang kelima Persib sejak era Liga Indonesia, sekaligus menjadi trofi kesepuluh pada kompetisi kasta tertinggi nasional.
Pawai dimulai pukul 08.30 WIB dari halaman belakang Gedung Sate. Seluruh skuad Persib, jajaran direksi PT Persib Bandung Bermartabat, serta pejabat Pemprov dan Pemkot Bandung ikut ambil bagian. Sepanjang rute, masyarakat menyambut dengan yel-yel juara, kibaran bendera, dan ribuan Bobotoh yang datang dari berbagai daerah.
Jalan Asia-Afrika dipenuhi lautan manusia, sementara kemacetan sempat terjadi di sejumlah ruas. Meski begitu, suasana tetap tertib dan penuh kesabaran. Head of Communication Persib mengimbau peserta menjaga keamanan dan ketertiban, serta menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan lain yang terdampak euforia perayaan.