JAKARTA – Pertukaran jersey menjadi salah satu tradisi paling ikonik dalam dunia sepak bola yang selalu menarik perhatian setelah pertandingan berakhir.
Begitu peluit panjang dibunyikan, pemain dari kedua tim kerap melepas jersey mereka untuk ditukar dengan lawan sebagai bentuk penghormatan.
Kebiasaan tersebut melambangkan rasa saling menghargai setelah bertarung sengit selama 90 menit di atas lapangan.
Tradisi ini juga menjadi simbol persahabatan yang melampaui rivalitas dan hasil akhir pertandingan.
Tak jarang, momen pertukaran jersey menghadirkan foto-foto bersejarah yang dikenang penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Mengutip laporan Sport Illustrated, salah satu momen paling terkenal terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022 ketika Kylian Mbappé mengenakan jersey Achraf Hakimi usai Prancis menyingkirkan Maroko.
Aksi tersebut menjadi bukti eratnya hubungan kedua pemain yang saat itu sama-sama memperkuat Paris Saint-Germain.
Makna di Balik Tradisi Tukar Jersey
Bagi para pesepak bola, bertukar jersey bukan sekadar memberikan seragam pertandingan kepada lawan.
Tradisi ini mencerminkan rasa hormat, apresiasi, dan pengakuan terhadap perjuangan lawan selama pertandingan berlangsung.
Kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemain kelas dunia, tetapi juga menjadi budaya di berbagai level kompetisi.
Pemain muda hingga pesepak bola profesional sering menjadikan pertukaran jersey sebagai kenang-kenangan dari laga penting.
Momen itu juga menjadi penghargaan atas penampilan luar biasa maupun duel sengit yang berlangsung sportif.
Jersey Bintang Dunia Jadi Incaran
Pertukaran jersey yang melibatkan pemain top dunia hampir selalu menjadi sorotan publik.
Jersey milik pesepak bola legendaris memiliki nilai emosional yang sangat tinggi bagi banyak pemain.
Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Erling Haaland termasuk pemain yang paling sering diminta bertukar jersey.
Memiliki jersey para bintang tersebut dianggap sebagai kenang-kenangan yang akan dikenang sepanjang karier.
Pada Piala Dunia 2026, kiper Cabo Verde, Vozinha, menjadi salah satu pemain yang berhasil mendapatkan jersey Lionel Messi.
Pertukaran itu dilakukan di lorong stadion setelah Argentina menang dramatis 3-2 atas Cabo Verde.
Mengenang momen tersebut, Vozinha mengatakan, “Momen itu akan selamanya berada di hati saya.”
Ucapan itu menggambarkan betapa berharganya tradisi sederhana yang telah menjadi bagian penting dari budaya sepak bola modern.***