JAKARTA – Marc Marquez mengakui kondisi fisiknya yang belum pulih sepenuhnya berpotensi memaksanya pensiun lebih cepat dari yang seharusnya.
Pebalap Ducati itu masih dibayangi cedera patah tulang selangka di Mandalika tahun lalu, ditambah crash di Austin baru-baru ini.
Situasi tersebut membuat Marquez belum menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati dan memengaruhi performanya di awal musim MotoGP 2026. Dari tiga seri pertama, ia hanya sekali menang di balapan sprint Brasil dan kesulitan naik podium di balapan utama.
Dalam wawancara dengan GPOne, yang dilansir Sabtu (18/4/2026), Marquez berkata: “Aku sadar betul bahwa lenganku tidak lagi seperti dulu, dan faktanya itu salah satu hal yang paling membantuku adalah berusaha tidak membandingkan sisi kiri dengan sisi kananku, sekadar memberikan 100 persen dengan keduanya.”
Ia menambahkan, “Aku sadar bahwa momen itu (pensiun) semakin dekat dan semakin dekat. Ini adalah kata-kata yang sering kupakai di masa lalu dan masih berlaku sampai sekarang: ‘Aku akan terus balapan selama badanku masih mampu, dan aku berniat terus balapan selama mungkin.’”
Juara dunia sembilan kali itu menegaskan, “Aku tahu bahwa aku akan mengakhiri karierku lebih cepat karena kondisi tubuhku, bukan karena kondisi mental atau keinginanku untuk terus berkarier.”