JAKARTA – Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, mengakui kecelakaan ketiganya pada tes Buriram disebabkan “kurangnya konsentrasi.” Pembalap Ducati itu terjatuh di Tikungan 3 saat melakukan simulasi balapan pada Minggu, sehingga harus mengakhiri tes lebih awal.
Marquez sempat menjalani pemeriksaan di pusat medis, namun keluar tanpa cedera. Ia mengungkapkan sakit perut yang dialami sepanjang akhir pekan turut memengaruhi kondisi fisiknya. “Rencananya adalah melakukan long run dan menyelesaikannya. Tapi saya mengalami kecelakaan saat simulasi long-run, jadi saya menyelesaikannya lebih awal,” ujarnya, dilansri dari Crash, Selasa (24/2/2026).
Meski mengalami tiga kecelakaan, Marquez menilai performanya tetap positif. “Ketiga kecelakaan yang saya alami akhir pekan ini disebabkan oleh kurang konsentrasi. Tentu saja, ketika Anda kurang konsentrasi, Anda melampaui batas,” katanya.
Marquez: Kecepatan bukan Masalah
Marquez menekankan bahwa kecepatan bukan masalah, melainkan fokus yang terganggu akibat kondisi tubuh. “Hari ini jauh lebih baik, tetapi tubuh belum pulih sepenuhnya. Namun saya sangat senang karena perasaan dengan motor bagus sepanjang pagi, dan saya berkendara dengan baik,” tambahnya.
Ducati sendiri menunjukkan kekuatan lebih besar dengan GP26 dibandingkan tahun lalu. Marquez pun sudah menentukan spesifikasi motor yang akan digunakan untuk memulai musim 2026. “Saya 100% yakin dan jelas tentang apa yang saya butuhkan sekarang dan bagaimana kita akan memulainya,” tegasnya.