JAKARTA – Kekalahan telak Chelsea dari Paris Saint-Germain di Liga Champions menjadi sorotan utama sekaligus memunculkan tanda tanya besar terkait masa depan Enzo Fernandez.
Chelsea harus menelan kekalahan agregat 2–8 dari Paris Saint-Germain pada babak 16 besar Liga Champions setelah tumbang 0–3 di Stamford Bridge.
Seperti dilansir Sports Illustrated, dalam wawancara pascalaga, Enzo Fernandez hanya menjawab singkat “kita lihat nanti” saat ditanya soal masa depannya bersama Chelsea.
Pernyataan tersebut dinilai tidak memberikan kepastian dan justru memperkuat rumor bahwa sang pemain mulai mempertimbangkan langkah berikutnya dalam kariernya.
Fernandez mengaku saat ini fokus menyelesaikan sisa musim, termasuk pertandingan Liga Inggris, Piala FA, dan agenda internasional seperti Piala Dunia.
Nada bicaranya yang datar dan penuh keraguan mencerminkan situasi internal Chelsea yang sedang tidak stabil.
Kekalahan dari PSG sendiri berlangsung menyakitkan setelah gol-gol dari Khvicha Kvaratskhelia, Bradley Barcola, dan Senny Mayulu memastikan dominasi tim tamu.
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, bahkan menarik sejumlah pemain kunci seperti Cole Palmer, Joao Pedro, dan Enzo Fernandez lebih awal sebagai bentuk pengakuan atas sulitnya membalikkan keadaan.
Dalam konferensi pers, Rosenior mengaku belum mengetahui pernyataan Fernandez dan memilih fokus pada laga berikutnya melawan Everton.
Ia menegaskan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah memperbaiki performa dan mengamankan hasil positif di kompetisi domestik.
Rosenior juga menyoroti kesalahan fatal di awal laga serta kurangnya intensitas permainan sebagai faktor utama kekalahan timnya.
Ia mengakui bahwa tertinggal cepat membuat mental tim runtuh, terlebih dengan agregat yang sudah jauh.
Meski begitu, Rosenior tetap menuntut timnya untuk bangkit dan menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Di tengah situasi sulit tersebut, Enzo Fernandez sejatinya tetap menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Chelsea musim ini.
Ia mencatat jumlah penampilan terbanyak serta menit bermain tertinggi sepanjang musim 2025–2026.
Kontribusinya juga terlihat dari produktivitas gol yang meningkat dengan total 12 gol di semua kompetisi.
Namun performa tim yang tidak stabil membuat posisi Chelsea di klasemen Liga Inggris belum aman untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keraguan Fernandez terkait masa depannya.
Meski begitu, peluang hengkang tidak mudah karena ia masih terikat kontrak jangka panjang hingga lebih dari lima tahun ke depan.
Chelsea juga dipastikan tidak akan melepas pemain yang dibeli dengan harga fantastis tanpa tawaran besar yang sepadan.
Sejumlah klub elite Eropa seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain disebut-sebut mulai memantau situasi Fernandez.
Namun hingga kini belum ada kepastian apakah minat tersebut akan berlanjut ke tahap negosiasi resmi.
Situasi ini membuat masa depan Enzo Fernandez menjadi salah satu isu paling menarik di bursa transfer mendatang.***