JAKARTA – Barcelona kembali dihantui problem klasik jelang bergulirnya musim baru La Liga 2025/2026. Lima pemain belum dapat terdaftar secara resmi akibat belum terpenuhinya regulasi financial fair play.
Masalah ini turut menyeret nama-nama besar seperti Marcus Rashford dan Wojciech Szczesny.
Menjelang pekan pembuka kompetisi kasta tertinggi Spanyol, Barcelona belum mengantongi izin untuk memainkan lima nama penting.
Keterlambatan proses administrasi ini terjadi karena klub belum berhasil menyeimbangkan neraca pengeluaran dan pemasukan sesuai aturan La Liga.
Situasi ini memperburuk kesiapan pelatih anyar Hansi Flick dalam menyusun tim terbaiknya.
Dua rekrutan anyar, Marcus Rashford dan Joan Garcia, hingga kini belum memiliki status resmi sebagai pemain Barcelona di mata penyelenggara liga.
Hal serupa dialami Wojciech Szczesny, kiper yang sejatinya telah memperpanjang kontrak tetapi masih terhambat dalam proses registrasi ulang.
Kondisi Semakin Kompleks, La Liga Tak Beri Kelonggaran
Situasi yang dihadapi Blaugrana kali ini jauh lebih rumit dibanding musim-musim sebelumnya.
Jika pada musim lalu klub bisa menunggu cedera panjang pemain lain untuk membuka slot pendaftaran, kini skema serupa tampaknya tidak bisa diandalkan lagi.
Beban finansial klub terus membengkak, dan batas pengeluaran ketat La Liga tak memberikan ruang kompromi.
Menurut laporan Mundo Deportivo, dua nama lain yang turut terdampak adalah Gerard Martin, lulusan akademi La Masia yang baru promosi ke tim utama, dan Roony Bardghji, pemain muda yang awalnya hanya diplot untuk tim B, namun kemudian diputuskan langsung masuk ke skuat Hansi Flick.
Kondisi ini membuat Barcelona berada dalam posisi serba salah. Di satu sisi mereka butuh kekuatan penuh untuk membuka musim dengan hasil positif, di sisi lain aturan finansial membuat mereka tak leluasa mendaftarkan semua pemain yang sudah direkrut.
Opsi Mendesak: Lepas Pemain atau Jual Aset Klub
Dengan waktu yang semakin menipis sebelum laga pembuka, manajemen Barcelona harus segera mengambil langkah konkret.
Kemungkinan terkuat saat ini adalah menjual beberapa pemain atau kembali mengaktifkan tuas ekonomi — strategi yang sempat menyelamatkan neraca klub pada musim sebelumnya lewat penjualan hak siar dan aset lainnya.
Jika tidak ada solusi cepat, Hansi Flick dipastikan tak bisa menurunkan skuad idealnya saat menghadapi laga pembuka La Liga.
Situasi ini berpotensi mengganggu momentum awal Barcelona dalam perebutan gelar musim 2025/2026.***
