JAKARTA – Langkah Daniil Medvedev di Dubai Tennis Championships 2026 kian tak terbendung setelah ia memastikan tiket final dengan kemenangan meyakinkan atas Felix Auger-Aliassime dalam dua set langsung 6-4, 6-2 pada Jumat, 27 Februari 2026.
Kemenangan di semifinal Dubai Tennis Championships 2026 itu bukan sekadar mengantar Medvedev ke partai puncak, melainkan juga menegaskan ambisinya untuk kembali merajai turnamen ATP 500 yang pernah ia menangkan pada edisi 2023.
Bermain di bawah sorotan lampu lapangan keras Dubai, Medvedev menunjukkan performa solid dan efisien sejak set pertama hingga penutup laga, membuat Auger-Aliassime tak mampu keluar dari tekanan reli panjang yang dikendalikan sepenuhnya dari baseline.
Sepanjang karier profesionalnya, mantan petenis nomor satu dunia itu telah mengoleksi 22 gelar level tur dengan catatan unik karena seluruh trofi diraih di turnamen berbeda.
Konsistensi Medvedev di Dubai pekan ini juga terjaga sempurna setelah ia menyingkirkan Shang Juncheng, Stan Wawrinka, dan Jenson Brooksby tanpa kehilangan satu set pun sebelum semifinal.
Dalam duel kesepuluh kontra Auger-Aliassime, kedalaman pukulan dan presisi groundstroke Medvedev menjadi pembeda, sekaligus mempertegas dominasinya dalam rekor pertemuan yang kini melebar menjadi 8-2 berdasarkan statistik Lexus ATP Head2Head.
“Empat pertandingan ini luar biasa, performa saya terus meningkat. Jika besok bermain lebih baik, peluang juara terbuka dan itu akan saya usahakan,” ujar Medvedev usai laga semifinal.
Di partai final yang akan digelar Sabtu, 28 Februari 2026 di Dubai Duty Free Tennis Stadium, Medvedev bakal menghadapi tantangan berbeda dari petenis Belanda, Tallon Griekspoor.
Griekspoor memastikan tempat di final setelah menyingkirkan Andrey Rublev lewat pertarungan ketat 7-5, 7-6(6) dengan keberanian menyelamatkan dua set point pada tie-break set kedua.
Final Dubai Tennis Championships 2026 juga mencatat sejarah tersendiri karena Griekspoor menjadi petenis Belanda pertama yang menembus partai puncak turnamen ini, sekaligus membawa keunggulan 1-0 dalam rekor pertemuan atas Medvedev menuju laga perebutan trofi.
Pertemuan dua gaya permainan berbeda ini diprediksi menjadi ujian mental dan taktik, dengan Medvedev mengandalkan kontrol reli panjang sementara Griekspoor tampil agresif dan efisien dalam memanfaatkan peluang krusial.
Dengan performa yang terus menanjak dan kepercayaan diri tinggi, Medvedev berada di ambang gelar ke-23 sepanjang kariernya sekaligus peluang mengukir babak baru dominasi di Dubai.***