Kepolisian Resor Probolinggo bergerak cepat memulihkan citra pariwisata Gunung Bromo yang sempat tercoreng. Tim Resmob Polres Probolinggo bersama Polsek Sukapura sukses meringkus para pelaku pencurian tujuh koper milik wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Sukapura.
Operasi penangkapan bermula pada Sabtu sore (21/2/2026). Polisi berhasil mengamankan pelaku pertama berinisial RH di kediamannya, Kelurahan Sumber Wetan, Kota Probolinggo, sekitar pukul 16.00 WIB.
Tak berhenti di situ, nyanyian RH membawa petugas menuju tersangka lainnya. Hanya berselang satu jam, polisi kembali mengamankan pasangan suami istri berinisial ED dan istrinya di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedupok. Ketiganya diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian yang merugikan para turis hingga ratusan juta rupiah tersebut.
Kapolres: Kasus Akan Diusut Tuntas
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, mengonfirmasi keberhasilan timnya dalam mengamankan para pelaku yang telah meresahkan wisatawan di ikon wisata Jawa Timur tersebut.
“Betul, sudah kami amankan para pelaku pencurian tujuh koper milik WNA asal Thailand. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan lebih lanjut agar kasus ini terungkap secara tuntas,” tegas AKBP Wahyudin Latif, Minggu (22/2/2026).
Saat ini, seluruh pelaku telah berada di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Probolinggo. Pihak kepolisian menjanjikan transparansi dalam pengungkapan kasus ini dan berencana menggelar konferensi pers secara resmi pada Selasa (24/2) mendatang setelah seluruh detail penyidikan selesai.
Sebelumnya, kasus ini sempat menjadi sorotan publik lantaran kerugian yang ditaksir mencapai Rp108 juta. Langkah tegas kepolisian ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kembali bagi wisatawan, baik domestik maupun internasional, yang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo.