JAKARTA – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem contraflow di Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (25/1), menyusul peningkatan volume kendaraan menuju Cikampek. VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan, “Untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan, kami menerapkan contraflow satu lajur.”
Rekayasa lalu lintas ini dimulai dari KM 47 hingga KM arah Cikampek, dan diterapkan pada pukul 09.21 WIB berdasarkan keputusan kepolisian. Ria menambahkan, “Peningkatan volume kendaraan menuju Cikampek di ruas jalan tol ini sudah terpantau,” jelasnya, dilansir dari inews.
PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan perjalanan dengan baik. Jika menggunakan jalur contraflow, pastikan tetap berada di jalur yang benar, dan jika terjadi keadaan darurat, gunakan bahu jalan. Selain itu, pastikan kendaraan dalam kondisi baik, saldo uang elektronik cukup, serta bahan bakar penuh sebelum berangkat.
Pengguna juga disarankan untuk beristirahat di tempat yang sudah disediakan jika merasa lelah dan selalu mematuhi rambu serta petunjuk petugas di lapangan. Untuk memperbarui informasi perjalanan, pengguna bisa mengunduh aplikasi Travoy 4.4 atau menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini.
Pengguna juga disarankan untuk beristirahat di tempat yang sudah disediakan jika merasa lelah dan selalu mematuhi rambu serta petunjuk petugas di lapangan. Untuk memperbarui