SINGAPURA – Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing menyambangi langsung Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI Angkatan Udara di sela gelaran Singapore Airshow 2026, menandai penguatan hubungan pertahanan udara antara Indonesia dan Singapura.
Kunjungan tersebut berlangsung di Changi Air Base (East) pada Jumat, 6 Februari 2026. Chan didampingi Kepala Staf Angkatan Udara Singapura (RSAF) Mayor Jenderal Kelvin Fan, dan disambut Direktur Latihan Kodiklatau TNI AU Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko.
“Saya menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh personel JAT atas dukungan dan kontribusi dalam menyukseskan Singapore Airshow 2026,” ujar Chan Chun Sing, seperti dikutip dari rilis resmi Dinas Penerangan TNI AU.
Menurut Chan, kehadiran JAT tidak sekadar menambah warna atraksi udara, tetapi juga mempererat interaksi antarnegara peserta melalui demonstrasi keterampilan penerbangan presisi tinggi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Chan yang lebih luas, di mana ia juga bertemu tim aerobatik lain yang tampil di ajang tersebut, termasuk Flanker dari Malaysia, Bayi dari China, Maple 11 dari Australia, serta Viper Redhawk milik tuan rumah Singapura.
Langkah ini mencerminkan upaya Singapura membangun kerja sama multilateral di sektor pertahanan udara kawasan Asia Tenggara dan Pasifik.
Puncak acara ditandai dengan pertukaran plakat antar tim, termasuk dengan The Jupiters dari Indonesia.
“Pertukaran plakat ini sebagai simbol persahabatan dan kebersamaan antarbangsa,” demikian disampaikan dalam rilis resmi Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI AU, antara lain Atase Pertahanan RI di Singapura Kolonel Pnb Hendra Supriyadi, Paban 1/Binlambangja Puslaiklambangjaau Kolonel Pnb Suparjo, Kaku Kodiklatau Kolonel Adm Wahyu Hidayat, Danwingdik 100/Terbang Kolonel Pnb Mochamad Yunus, Danskadik 102 Letkol Pnb Ari Nugroho Widodo, serta Danskatek 043 Letkol Tek Yoppy Eka Agusta.
Singapore Airshow 2026 yang berlangsung pada 3–8 Februari di Changi Exhibition Centre menjadi pameran kedirgantaraan dan pertahanan terbesar di Asia. Ajang dua tahunan ini menampilkan delapan pertunjukan aerobatik dari enam angkatan udara, termasuk JAT dengan enam pesawat KT-1B Wongbee, Bayi Aerobatic Team (China) dengan J-10, Sarang Helicopter Display Team (India), serta Integrated Display Team RSAF.
Partisipasi JAT memperkuat diplomasi militer Indonesia, sejalan dengan latihan bersama rutin seperti Exercise Elang Indopura antara TNI AU dan RSAF. Di tengah dinamika geopolitik regional yang kompleks, kolaborasi ini diharapkan membuka peluang lebih besar dalam pertukaran teknologi, pelatihan personel, serta penguatan stabilitas keamanan udara di Asia Tenggara.
