JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri saat melakukan perjalanan mudik Lebaran 1447 Hijriah. Ia menekankan pentingnya beristirahat demi menjaga keselamatan di jalan. “Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan masjid-masjid yang dapat dipergunakan sebagai rest area. Selain bisa beribadah, masyarakat juga dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman,” kata Menhub di Jakarta, Senin (16/3/2026), dilansir dari Antara.
Menjelang puncak arus mudik yang diproyeksikan terjadi pada 18 Maret, Menhub meninjau langsung jalur Pantura pada 14–15 Maret. Ia mengunjungi sejumlah masjid ramah pemudik, termasuk Masjid Jamie Nurul Muqorobin di Subang dan Masjid Jami An-Nur di Karawang, untuk memastikan fasilitas dasar seperti parkir, toilet, air bersih, penerangan, hingga layanan kesehatan siap digunakan.
Menurutnya, masjid di sepanjang jalur mudik memiliki peran strategis sebagai tempat beribadah sekaligus memulihkan stamina. “Kami ingin memastikan fasilitas pendukung perjalanan mudik, termasuk masjid yang kerap menjadi titik singgah, berada dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat,” ujarnya.
Kemenhub mencatat sebanyak 6.859 masjid di seluruh Indonesia telah disiapkan sebagai rest area hasil kerja sama dengan Kementerian Agama. Proyeksi pergerakan penumpang angkutan Lebaran tahun ini mencapai 143,9 juta orang, berdasarkan survei bersama LAPI ITB, BPS, dan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Data menunjukkan Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten menjadi daerah asal pemudik terbanyak. Sementara tujuan utama perjalanan diperkirakan menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, dan Sulawesi Selatan. Dari sisi kota, Jakarta Timur, Bogor, Bekasi, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat tercatat sebagai titik awal perjalanan terbesar, dengan destinasi populer antara lain Kebumen, Yogyakarta, Surabaya, Banyumas, dan Bandung.