JAKARTA – Gelombang solidaritas kembali menguat di tengah proses pemulihan pascabencana di Sumatra, ketika masyarakat dan relawan bahu-membahu membantu pengadaan alat kesehatan untuk puskesmas yang terdampak parah.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi warga yang dinilai menjadi bukti nyata kuatnya modal sosial bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi darurat.
“Masyarakat tuh banyak sekali yang mau bantu. Rakyat Indonesia luar biasa,” kata Budi dalam konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatra, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (11/2).
Budi menambahkan, dukungan sukarela dari masyarakat sangat membantu kerja pemerintah, terutama di saat anggaran untuk rehabilitasi fasilitas kesehatan masih dalam proses pencairan.
Bantuan berupa alat medis kini mulai berdatangan ke dua puskesmas utama yang tengah dikebut pembangunannya, yakni Puskesmas Lokop di Kabupaten Aceh Timur dan Puskesmas Jambur Lak Lak di Kabupaten Aceh Tenggara.
Di Puskesmas Lokop, terdapat 41 item penunjang pelayanan medis hasil sumbangan masyarakat, mulai dari stetoskop, timbangan badan, kursi roda, alat pemeriksaan gula darah, hingga laptop yang digunakan untuk administrasi kesehatan.
Sementara itu, di Puskesmas Jambur Lak Lak, berbagai alat kesehatan seperti tensimeter, stetoskop, seperangkat peralatan bedah minor, dan kursi roda juga disalurkan langsung oleh warga.
“Jadi, tanpa menunggu pencairan anggaran, (puskesmas) sudah bisa beroperasi,” ujar Budi.
Langkah cepat masyarakat dinilai bukan sekadar aksi spontan, melainkan wujud nyata semangat gotong royong yang menjadi napas utama bangsa dalam menghadapi ujian bencana.***