JAKARTA – Pemerintah tengah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi lokal di seluruh Indonesia.
Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan, percepatan pembangunan ribuan koperasi desa kini menjadi prioritas utama untuk membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menggerakkan ekonomi dari tingkat desa.
Menurut Ferry, hingga pertengahan Februari 2026 sudah terdapat 30.336 Kopdes yang sedang dibangun dari total 48.734 titik lahan yang telah dipetakan oleh Command Center Kemenkop.
“Kami terus mendorong percepatan agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Meski kemajuan cukup signifikan, Ferry mengakui masih muncul sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait terbatasnya lahan dan akses infrastruktur di beberapa wilayah.
Untuk menyesuaikan kondisi tersebut, Kemenkop menyiapkan desain pembangunan fleksibel yang disesuaikan dengan karakteristik daerah tanpa mengurangi standar kualitas bangunan.
Rencana tersebut akan direalisasikan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai badan pelaksana pembangunan fisik.
“Dengan penyesuaian desain, pembangunan tetap memenuhi standar tetapi dapat mengakomodasi kondisi lahan yang berbeda di tiap wilayah,” jelasnya.
Selain aspek infrastruktur, pemerintah juga memberi perhatian besar pada pelatihan dan penguatan kapasitas SDM koperasi.
Ferry menekankan pentingnya pelatihan manajemen koperasi yang transparan, profesional, dan akuntabel, agar operasional Kopdes Merah Putih berjalan berkelanjutan. “Pembangunan fisik harus sejalan dengan kesiapan SDM,” katanya.
Dalam program berbasis ekonomi kerakyatan ini, sinergi antar-kementerian dan pemerintah daerah menjadi kunci.
Kerja sama tersebut diharapkan mempercepat proses pengadaan lahan dan membangun jaringan infrastruktur yang mendukung aktivitas koperasi di tingkat desa.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya menjalankan program Kopdes Merah Putih secara optimal.
“Kopdes Merah Putih termasuk program ideologis yang tidak boleh gagal,” ucapnya.
Ia menambahkan, koperasi desa merupakan gagasan besar Presiden dalam memperkuat ketahanan ekonomi rakyat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.
Zulhas memperkirakan, ribuan Kopdes Merah Putih bisa sepenuhnya beroperasi paling lambat pada Juni 2026, seiring rampungnya berbagai proyek pembangunan fisik dan kesiapan SDM di daerah.***