Makanan siap saji akan dibagikan kepada jemaah sebelum mereka berangkat ke Armuzna. Makanan ini menjadi salah satu aspek krusial dalam menunjang kesehatan dan kekuatan fisik jemaah saat menjalani rangkaian puncak ibadah haji. Layanan konsumsi jemaah haji Indonesia terus mengalami inovasi, salah satunya dengan terobosan penting tahun ini berupa distribusi makanan siap saji bercita rasa Nusantara.
Setiap jemaah nantinya akan mendapatkan satu kardus berisi enam menu makanan untuk dikonsumsi pada tanggal 7 Dzulhijjah, meliputi menu makan pagi, siang, dan malam. Makanan tersebut akan dikonsumsi pada hari-hari krusial, yaitu tanggal 7 Dzulhijjah untuk sarapan, makan siang, dan makan malam; tanggal 8 Dzulhijjah untuk sarapan sebelum jemaah berangkat ke Arafah; serta tanggal 13 Dzulhijjah untuk makan siang dan malam setelah pulang dari Mina. Makanan siap saji ini dapat langsung dimakan atau dipanaskan dengan cara direndam air panas.