JAKARTA – Tunggal putra Indonesia Yohanes Saut Marcellyno menunjukkan ketangguhan luar biasa di ajang Korea Masters 2025.
Meski sempat mengalami mimisan di tengah laga melawan wakil Jepang, Riko Takei, pada babak 32 besar di Iksan, Korea Selatan, Rabu (5/11/2025).
Pertandingan sengit berdurasi panjang itu berakhir dengan skor 21-16, 11-21, 21-13 untuk kemenangan Yohanes.
Ia sempat kehilangan fokus di gim kedua karena insiden mimisan, namun berhasil bangkit dan menutup laga dengan penuh determinasi.
“Puji Tuhan sangat senang bisa melewati tantangan hari ini. Sempat mimisan, tapi saya bisa menemukan celah untuk unggul dari lawan,” ujar Yohanes melalui keterangan tertulis PBSI.
Di gim penentuan, pebulu tangkis berusia 22 tahun ini sempat tertinggal, tetapi keberanian untuk menyerang dan menjaga kepercayaan diri membuatnya mampu membalikkan keadaan secara dramatis.
“Sempat tertinggal di gim ketiga, tapi bisa balik lagi fokusnya dan percaya dirinya. Kunci kemenangan hari ini adalah semangat juang yang tidak padam, terus mencoba dan mencoba,” kata Yohanes dengan nada optimistis.
Dengan hasil tersebut, Yohanes memastikan langkah ke babak 16 besar Korea Masters 2025, di mana ia akan menghadapi unggulan pertama asal Singapura, Jason Teh Jia Heng, yang dikenal dengan permainan cepat dan efisien.
“Besok bertemu unggulan pertama dari Singapura. Tahun ini performanya cukup baik, tetapi saya akan mencoba yang terbaik.”
“Tidak ada yang tidak mungkin, saya juga pernah menang lawan dia,” tambahnya mantap.
Laga mendatang akan menjadi pembuktian ketahanan fisik dan mental Yohanes, yang sebelumnya juga harus melalui dua laga kualifikasi sebelum tampil di babak utama turnamen BWF Super 300 itu.
Dengan semangat pantang menyerah, Yohanes kini bukan hanya bertarung melawan lawan di lapangan, tetapi juga membuktikan kekuatan mentalnya di tengah kondisi yang tidak sempurna — sebuah cermin dari karakter pejuang sejati.***