JAKARTA — Kopi bukan sekadar minuman penyegar, melainkan bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Dari pagi hingga sore, banyak orang menikmati secangkir kopi dengan berbagai cara penyeduhan. Namun, ternyata ada variasi metode membuat kopi yang bisa dilakukan di rumah tanpa melulu pergi ke coffee shop.
Berikut enam metode membuat kopi yang sering dipraktikkan, mulai dari yang tradisional hingga modern, lengkap dengan langkah praktisnya:
1. V60
Metode pour over ini menggunakan dripper berbentuk kerucut dengan kertas filter. Cocok bagi pecinta kopi yang ingin menonjolkan cita rasa asli biji kopi, terutama single origin dengan nuansa fruity atau floral.
Cara membuatnya: Gunakan rasio 1:15 hingga 1:17 (misalnya 15 gram kopi untuk 225-255 ml air). Giling kopi sedang hingga kasar sedang. Basahi kertas filter dengan air panas terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa kertas. Tuang air panas sekitar 90-95 derajat Celsius secara perlahan dalam gerakan melingkar, mulai dari blooming (tuang 30-50 ml air, diamkan 30 detik), lalu lanjutkan hingga habis. Waktu seduh ideal sekitar 2,5-3,5 menit. Hasilnya kopi yang bersih, ringan, dan beraroma kuat.
2.Vietnam Drip
Metode khas Vietnam ini menggunakan alat dripper logam (phin) yang menetes perlahan. Populer untuk kopi hitam pekat atau dicampur susu kental manis, terutama varian robusta. Rasa yang dihasilkan dari metode ini adalah kuat dan bold.
Langkah praktis: Masukkan 15-20 gram kopi bubuk (giling sedang-kasar) ke dalam phin, tekan dengan plunger logam agar rata. Tuang air panas 90-95 derajat Celsius sekitar 100-120 ml secara perlahan. Biarkan menetes selama 4-6 menit. Untuk varian es, tambahkan es batu dan susu kental di gelas terlebih dahulu.
3.French Press
French press sendiri merupakan alat teko kaca dengan plunger. Fitur pada alat tersebut dapat membua kopi direndam penuh dengan air. Cocok untuk mencari kopi dengan body tebal dan rasa kaya.
Praktiknya mudah: Gunakan rasio 1:12 (misalnya 30 gram kopi untuk 360 ml air). Giling kopi kasar. Tuang air panas 92-96 derajat Celsius, aduk rata, diamkan 4 menit, lalu tekan plunger perlahan. Hasilnya kopi full-bodied dengan sedikit minyak alami yang menambah tekstur.
4. Kopi Tubruk
Metode tradisional Indonesia yang paling sederhana dan autentik. Tanpa alat khusus, cukup seduh langsung di gelas.
Caranya: Masukkan 1-2 sendok makan kopi bubuk (giling kasar) ke gelas, tuang air panas mendidih secukupnya, aduk, lalu diamkan hingga ampas mengendap (sekitar 3-5 menit). Minum perlahan sambil menyisihkan ampas. Rasanya robust, earthy, dan sangat familiar bagi lidah orang Indonesia.
5. Cold Brew
Metode seduh dingin yang sedang tren karena rendah asam dan menyegarkan, ideal untuk cuaca panas. Rasa yang dirasakan adalah smooth tanpa kepahitan berlebih.
Langkahnya: Campur kopi giling kasar dengan air dingin rasio 1:5 hingga 1:8 (contoh 100 gram kopi untuk 500-800 ml air). Rendam di kulkas selama 12-24 jam, lalu saring menggunakan kain atau filter.