JAKARTA – Paulo Fonseca resmi diberhentikan dari posisinya sebagai pelatih AC Milan setelah hasil imbang 1-1 melawan AS Roma. Meski dipecat, Fonseca dikabarkan tidak akan menerima kompensasi penuh sesuai dengan kontraknya.
Pelatih asal Portugal itu diangkat sebagai pengganti Stefano Pioli pada bulan Juni lalu dengan kontrak berdurasi dua tahun, lengkap dengan opsi perpanjangan satu tahun hingga 2027. Namun, setelah hanya enam bulan menjabat, Fonseca harus meninggalkan kursi pelatih di San Siro. Milan dilaporkan telah menetapkan mantan pelatih Porto, Sergio Conceicao sebagai calon pengganti.
“AC Milan mengumumkan bahwa Paulo Fonseca telah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih kepala tim utama putra. Klub mengucapkan terima kasih atas profesionalisme luar biasa yang telah ditunjukkan Fonseca dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” demikian bunyi pernyataan resmi klub pada Senin (30/12) sore WIB.
Sebagai bagian dari pemecatan ini, AC Milan diwajibkan memberikan kompensasi kepada Fonseca. Namun, menurut laporan Sky Sport Italia, dalam kontrak tersebut terdapat klausul yang mengatur bahwa jika pelatih dipecat dalam enam bulan pertama, Milan hanya akan memberikan kompensasi berupa gaji setara satu musim.
Pelatih berusia 51 tahun itu diperkirakan menerima gaji bersih sebesar 2,5 juta euro per musim, atau sekitar Rp42,3 miliar.
Selama masa jabatannya di Milan, Fonseca mencatatkan 12 kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan dari 24 pertandingan di semua kompetisi. Saat ini, AC Milan berada di posisi kedelapan klasemen Liga Italia, tertinggal sembilan poin dari Lazio yang menempati posisi empat besar, dan masih bersaing untuk tiket otomatis ke babak knockout Liga Champions.