JAKARTA– Sebuah truk pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak belasan siswa SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis pagi. Sebanyak 19 siswa menjadi korban dan langsung dilarikan ke RSUD Cilincing serta Puskesmas Cilincing II.
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. “Tidak ada korban meninggal,” ujar Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, saat dikonfirmasi pada Kamis.
Kecelakaan terjadi ketika para siswa sedang melaksanakan kegiatan baris-berbaris di halaman sekolah. Truk MBG yang membawa paket makanan bergizi gratis tiba-tiba menyeruduk barisan siswa hingga beberapa di antaranya terpental dan terlindas.
Sejumlah video amatir yang viral di media sosial menunjukkan kepanikan warga. Dalam rekaman terdengar jeritan histeris dan suara seorang pria yang berkata, “Ya Allah ini mobil MBG apa-apaan ini?” Beberapa siswa terlihat tergeletak di bawah kolong truk, sementara warga berusaha mengangkat bodi kendaraan untuk mengevakuasi korban yang terjepit. Sopir truk sempat hampir diamuk massa sebelum diamankan.
Tidak lama kemudian, ambulans tiba dan petugas medis memberikan pertolongan pertama kepada para korban. Sebanyak 19 siswa yang terluka dievakuasi ke fasilitas kesehatan. Beberapa di antaranya mengalami luka cukup serius, namun hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi mengenai identitas dan kondisi terbaru para korban.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan saksi dan sopir truk untuk mengetahui kronologi pasti kecelakaan. BGN memastikan akan bertanggung jawab penuh atas perawatan medis seluruh korban.
Peristiwa ini memicu kekhawatiran publik terkait mekanisme pengantaran makanan program MBG di lingkungan sekolah. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung.