JAKARTA – Real Madrid akan menutup fase liga Liga Champions UEFA musim ini dengan laga krusial melawan Benfica di Lisbon pada Kamis (29/1/2026) dini hari pukul 03.00 WIB.
Modal kemenangan telak 6-1 atas AS Monaco pekan lalu membuat Los Blancos datang dengan kepercayaan diri tinggi karena kemenangan di Portugal akan memastikan posisi tiga besar, bahkan membuka peluang finis di dua besar tergantung hasil Bayern Munchen kontra PSV.
Namun kegagalan meraih tiga poin bisa menjadi bumerang besar bagi Real Madrid karena meski saat ini berada di posisi ketiga, jarak mereka dengan Juventus di peringkat ke-15 hanya terpaut tiga angka.
Situasi tersebut membuat hasil pertandingan di Lisbon sangat menentukan, sebab satu hasil buruk berpotensi menyeret Real Madrid keluar dari lima besar klasemen fase liga.
Pertemuan Emosional Mourinho-Arbeloa
Laga ini juga sarat nuansa emosional karena Real Madrid akan berhadapan dengan mantan pelatih mereka, Jose Mourinho, yang kali ini menghadapi eks anak asuhnya sendiri, Alvaro Arbeloa.
Awalnya publik memperkirakan Mourinho akan berjumpa Xabi Alonso, namun takdir justru mempertemukan pelatih asal Portugal itu dengan Arbeloa, sosok yang pernah menjadi bagian penting dalam skuatnya di Santiago Bernabeu.
Dalam konferensi pers jelang matchday kedelapan, Mourinho yang baru berusia 63 tahun tak menutupi rasa sayangnya kepada mantan bek kanan Real Madrid tersebut.
“Arbeloa adalah anak saya, dia bukan sekadar mantan pemain saya, tetapi juga salah satu favorit saya secara pribadi, dia memang bukan pemain terbaik yang pernah saya miliki di Madrid,” ungkapnya dikutip dari Sports Illustrated.
“Namun dia adalah salah satu manusia terbaik, saya berharap semua berjalan baik untuk Arbeloa, saya ingin dia sukses ke mana pun pergi.”
“Saya ingin Real Madrid selalu sukses dengan pelatih siapa pun, jadi bayangkan Real Madrid bersama Arbeloa, saya benar-benar ingin mereka sukses, saya mencintai Real Madrid dan saya mencintai Alvaro, hanya saja saya berharap mereka tampil buruk besok”.
Pernyataan tersebut menggambarkan hubungan emosional mendalam Mourinho dengan Arbeloa, meski tetap dibumbui rivalitas profesional di atas lapangan.
Pertemuan dengan Arbeloa menjadi momen langka bagi Mourinho karena ini baru kedua kalinya ia berhadapan dengan mantan pemain Real Madrid dari era kepelatihannya, setelah sebelumnya bertemu Xabi Alonso bersama AS Roma pada 2023.***