Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menegaskan masih menunggu arahan serta keputusan resmi dari Kantor Pusat Kemenkeu terkait kejelasan status perombakan pejabat internal yang sempat digulirkan pada masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menyampaikan hal tersebut saat menanggapi dinamika rotasi pejabat yang mengekor pergantian kepemimpinan Menteri Keuangan.
“Kami sedang menunggu keputusan dari Kantor Pusat Kementerian Keuangan terkait personel yang berpindah, khususnya di lingkungan Bea dan Cukai. Itu yang dapat kami jelaskan saat ini,” ujar Djaka dalam konferensi pers di Kantor Pusat DJBC, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2026).
Menkeu Suahasil Evaluasi Keputusan Menteri Keuangan
Merespons nasib mutasi besar-besaran tersebut, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa pihaknya akan mengkaji dan meninjau ulang landasan hukum berupa Keputusan Menteri Keuangan (KMK) yang mendasari kebijakan tersebut.
“Kami akan lihat terlebih dahulu pelantikan minggu lalu seperti apa dan bagaimana Keputusan Menteri Keuangannya. Dari sana kami akan tentukan langkah tindak lanjutnya,” beber Suahasil usai dilantik di Istana Negara, Senin (14/9/2026).
Sebelumnya, pada Kamis (10/9/2026), Purbaya Yudhi Sadewa merotasi ratusan pejabat di lingkungan Kemenkeu yang didominasi oleh personel Ditjen Bea Cukai serta Ditjen Pajak. Perombakan tersebut mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, hingga Unit Non-Eselon, dengan alasan untuk meningkatkan adaptabilitas organisasi.
Tepis Isu Keretakan Internal
Langkah bongkar-pasang ratusan pejabat di akhir masa jabatan Purbaya sempat diterpa rumor sebagai salah satu pemicu dinamika politik di tubuh Lapangan Banteng.
Meski demikian, Suahasil secara tegas membantah adanya gejolak maupun keretakan di tubuh instansi pengelola keuangan negara tersebut.
“Aman, aman,” tegas Suahasil meyakinkan.