Pangeran Harry dan Meghan Markle terpaksa mengambil keputusan sulit terkait pendidikan kedua buah hati mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5). Pasangan Duke dan Duchess of Sussex tersebut memutuskan untuk memindahkan Archie dan Lilibet ke sekolah lain meski baru dua hari mengikuti kegiatan belajar-mengajar.
Keputusan mendadak ini murni didasari oleh pertimbangan operasional dan keselamatan dari tim pengamanan internal keluarga Sussex.
Perwakilan resmi Harry dan Meghan menjelaskan bahwa jarak hunian yang cukup jauh serta kemacetan lalu lintas membuat tim keamanan kesulitan mengontrol skenario pengawalan iring-iringan kendaraan saat mengantar dan menjemput anak-anak.
“Keputusan memindahkan anak-anak ke sekolah lain diambil setelah berdiskusi intensif dengan tim keamanan keluarga mengenai kondisi dan penerapan protokol keselamatan saat ini,” ujar perwakilan Harry dan Meghan kepada Hello! Magazine.
Pihak Sekolah Menerima Apresiasi Tinggi
Pihak Sussex menegaskan bahwa pemindahan sekolah ini sama sekali tidak berkaitan dengan kualitas pengajaran maupun lingkungan sekolah swasta berbiaya US$35 ribu (sekitar Rp616,98 juta) per tahun tersebut.
“Orang tua mereka tetap sangat berterima kasih kepada seluruh guru dan staf atas kasih sayang, perhatian, dan upaya luar biasa yang diberikan. Keputusan ini sama sekali bukan cerminan negatif terhadap sekolah,” lanjut perwakilan tersebut.
Seorang sumber dekat keluarga membeberkan bahwa simulasi perjalanan jarak jauh dalam kondisi lalu lintas nyata belum sempat diuji coba sebelum tahun ajaran dimulai.
“Ini sungguh disayangkan karena Archie dan Lilibet sangat menyukai sekolah itu. Namun tim keamanan tidak dapat menjamin keselamatan secara operasional jika rute perjalanannya terlalu rentan,” ungkap sumber tersebut.
Pindah ke Sekolah Lebih Dekat dan Isu Pengamanan Kerajaan
Untuk menjaga efisiensi, Archie dan Lilibet resmi didaftarkan ke sekolah baru yang lokasinya jauh lebih dekat dengan kediaman mereka pada Senin (14/9/2026). Harry dan Meghan bahkan disebut telah bergabung ke dalam grup percakapan orang tua murid di sekolah baru tersebut.
Langkah ini bertepatan dengan kembalinya Harry dan Meghan ke Inggris guna berada dekat dengan Raja Charles III yang tengah menjalani perawatan kanker.
Hingga saat ini, Pangeran Harry masih terus memperjuangkan hak pengamanan resmi yang dibiayai negara Inggris. Pasca-mundur dari tugas utama kerajaan pada 2020, status Harry dan Meghan kini tercatat sebagai warga negara biasa dengan kegiatan komersial dan amal, sehingga setiap rute dan rutinitas pengawalan mereka harus melalui peninjauan ketat dari otoritas setempat.