Jasa Raharja bersama PT Produksi Film Negara (PFN) menginisiasi kegiatan nonton bareng film Menuju Pelaminan sebagai bagian dari pendekatan keterlibatan publik yang memadukan nilai budaya dan industri kreatif. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 12 Desember 2025, di XXI Kuningan City, Jakarta, dan terbuka untuk masyarakat umum.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan langsung antara karya film nasional dan publik, sekaligus wadah apresiasi bersama terhadap film Indonesia yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal. Melalui nonton bareng ini, Jasa Raharja dan PFN menghadirkan pengalaman menonton yang tidak semata bersifat hiburan, tetapi juga menyuguhkan cerita yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Diproduksi oleh PFN, Menuju Pelaminan mengangkat dinamika kehidupan sosial melalui kisah pernikahan lintas budaya dengan latar perpaduan tradisi Jawa dan Minangkabau. Unsur budaya disajikan secara organik dalam alur cerita serta relasi antartokoh, sehingga penonton dapat melihat refleksi keberagaman dan proses saling memahami yang kerap hadir dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Jasa Raharja menghadirkan ruang kebersamaan yang inklusif dan mudah diakses publik, sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan budaya. Kolaborasi dengan PFN juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan film-film Indonesia yang memiliki kedekatan emosional dengan penontonnya dan relevan dengan isu sosial.
Produser film Menuju Pelaminan, Dirana Sofiah, turut hadir dan mengikuti langsung rangkaian acara bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa film dapat menjadi medium yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Melalui nonton bareng Menuju Pelaminan, kami ingin menunjukkan bahwa film bisa menghadirkan kisah tentang komitmen dan kebersamaan. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat Jasa Raharja yang senantiasa hadir dalam melindungi masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Jasa Raharja dan PFN berharap kegiatan nonton bareng ini dapat menjadi bagian dari rangkaian program publik yang bernilai sosial dan budaya, sekaligus mendorong meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap film Indonesia sebagai bagian penting dari ekosistem industri kreatif nasional.