JAKARTA — Musisi sekaligus Anggota Komisi X DPR RI, Once Mekel, menyuarakan dukungannya terhadap kebijakan satu pintu dalam pelayanan pembayaran royalti musik yang diterapkan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Menurutnya, sistem ini memperkuat kelembagaan dan menjamin keadilan bagi para pencipta karya.
“Kebijakan satu pintu itu baik, bagus dan memperkuat sistem kelembagaan. Sistemnya memang kolektif, bukan individualistis, dan itu mempermudah kita untuk memanfaatkan, menggali, dan mengembangkan karya seni dan kebudayaan untuk banyak orang,” ujar Once di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (19/10/2025), dilansir dari Antara.
Ia menekankan bahwa sistem pembayaran royalti yang terpusat juga memperkuat aspek legalitas, menciptakan hubungan hukum yang jelas antara LMKN dan lembaga manajemen kolektif (LMK), serta memenuhi asas keadilan.
“Saya mendukung kebijakan satu pintu. Peran LMKN dan LMK harus diatur dalam aturan hukum tertulis agar posisi kelembagaan kuat dan tidak ada salah tafsir. Yang paling penting adalah menjamin keadilan untuk para pencipta,” tegasnya.
Dalam konteks transparansi, Once menilai jumlah LMK yang saat ini mencapai belasan perlu disederhanakan. Ia menyebut rencana penyederhanaan tersebut telah masuk dalam pembahasan revisi Undang-Undang Hak Cipta di DPR.
“Jumlah LMK akan dibuat lebih sedikit agar yang menjalankan benar-benar profesional, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan kepada publik,” katanya.
Once juga mengingatkan bahwa LMKN dan LMK adalah lembaga non-profit. Oleh karena itu, seluruh dana royalti yang dikumpulkan harus dibagikan kepada pihak yang berhak dan ditampilkan secara transparan.
“Kita harus kerja bareng dengan pikiran rasional. LMK yang jumlahnya sampai 16 atau 17 harus dievaluasi. Hanya orang-orang yang punya kapabilitas dan mental membangun yang seharusnya duduk di situ,” tambahnya.
Sebagai bagian dari kebijakan satu pintu, LMKN sebelumnya meluncurkan sistem digital bernama Inspiration. Ketua LMKN Pencipta, Andi Mulhanan Tombolotutu, menyatakan bahwa sistem ini memusatkan proses pembayaran royalti dan memudahkan akses bagi pengguna komersial.