JAKARTA – Suasana nostalgia langsung membuncah di panggung Dynamite, Synchronize Fest 2025, Minggu Sore (5/10/2025), saat Padi Reborn tampil sebagai pembuka hari terakhir festival musik tahunan tersebut.
Band yang digawangi Fadly (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Rindra (bass), dan Yoyo (drum) itu membuka penampilan mereka tepat pukul 15.05 WIB dengan lagu klasik “Sudahlah” dari album debut legendaris mereka, Lain Dunia (1999). Riuh tepuk tangan dan koor massal dari penonton lintas generasi pun langsung menggema.
“Salam sejahtera, selamat sore warga wargi, selamat datang di Synchronize Fest 2025. Senang sekali Padi Reborn bisa hadir menjadi pembuka di hari ketiga ini,” sapa Fadly, disambut sorakan penonton, seperti dilansir dari Antara.
Selama satu jam penuh, Padi Reborn membawakan rangkaian lagu-lagu emas dari akhir 90-an dan awal 2000-an — era di mana mereka menjadi salah satu kekuatan besar di industri musik Indonesia. Lagu-lagu seperti “Mahadewi”, “Seperti Kekasihku”, “Demi Cinta”, “Lingkaran”, “Hitam”, dan “Kasih Tak Sampai” menjadi suguhan utama yang membuat penonton bernyanyi serempak.
Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah ketika Piyu menampilkan aksi panggung dengan gitar yang memercikkan api saat membawakan lagu “Sobat”. Aksi visual tersebut menambah daya ledak performa yang sudah penuh emosi dan energi.
Sebagai penutup, Padi Reborn memainkan lagu “Begitu Indah” yang terasa seperti penegas status mereka sebagai legenda hidup musik Indonesia. Ribuan penonton larut dalam melodi dan lirik yang abadi, mengangkat tangan dan ikut bernyanyi tanpa diminta.
Synchronize Fest 2025 Usung Tema #SalingSilang
Synchronize Fest 2025 menjadi edisi ke-10 festival ini sejak pertama kali digelar, berlangsung selama tiga hari mulai Jumat (3/10) hingga Minggu (5/10) di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.
Tahun ini, tema #SalingSilang diangkat sebagai simbol pertemuan lintas genre dan generasi. Festival ini menampilkan ratusan musisi dari berbagai aliran — mulai dari pop, rock, jazz, hardcore, ska, reggae, hingga dangdut, mencerminkan kekayaan lanskap musik Indonesia.
Tak hanya soal musik, Synchronize Fest juga menjadi ruang selebrasi budaya, seni visual, dan pertemuan komunitas yang memperkuat ekosistem kreatif tanah air.