JAKARTA – Tim para panahan Indonesia menutup penampilan pada ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand dengan tambahan satu medali perak dan satu perunggu pada hari terakhir pertandingan di Nakhon Ratchasima, Minggu (25/1/2026).
Pelatih kepala tim para panahan Indonesia, Idya Putra Harjianto, menyebut capaian tersebut melengkapi dominasi Indonesia yang sudah memastikan gelar juara umum.
“Meski sudah juara umum, kami belum beruntung menambah emas di hari terakhir pertandingan APG tahun ini,” kata Idya, di Mook Stadium Field, Wongchavalitkul University, dilansir dari Antara.
Medali perak diraih pasangan Kholidin/Novira Ross dari nomor mixed team recurve open setelah kalah 3-5 dari pasangan tuan rumah Hanreuchai Netsiri/Phattharaphon Pattawaeo. Sementara medali perunggu disumbangkan pasangan Ken Swagumilang/Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant dari nomor mixed team compound open.
Idya menegaskan, fokus tim kini beralih ke persiapan menghadapi kejuaraan dunia dan Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
“Setelah ini (APG 2025), kami akan fokus mempersiapkan diri untuk kejuaraan dunia dan Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang,” ujarnya.
Indonesia tampil sebagai juara umum cabang para panahan dengan torehan lima emas dari sembilan nomor yang dipertandingkan. Prestasi ini sekaligus membalas hasil APG 2022 di Solo, ketika Thailand keluar sebagai juara umum dengan empat emas, sementara Indonesia hanya meraih tiga emas. Adapun pada APG 2023 di Kamboja, cabang panahan tidak dipertandingkan.
Daftar Perolehan Emas Panahan Indonesia pada ASEAN Para Games 2025 Thailand:
- Men’s individual recurve open – Kholidin
- Men’s doubles recurve open – Khoirul Anwar/Kholidin/Setiawan
- Women’s individual compound open – Teodora Audi Ayudia Ferelly Essant
- Men’s individual compound open – Ken Swagumilang
- Men’s doubles compound open – Arif Firmansyah/Ken Swagumilang
