Mengantisipasi lonjakan jemaah yang luar biasa, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyarankan masyarakat untuk sudah berwudu sejak dari rumah sebelum berangkat ke Masjid Istiqlal. Langkah ini diambil guna menghindari antrean panjang yang berpotensi menyebabkan kepadatan di area tempat wudu masjid.
“Supaya nanti tidak crowded, silakan ambil wudu di rumah. Kecuali jika batal, kami sudah siapkan petunjuk area wudu pria dan wanita,” ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jumat (20/3/2026).
Persiapan Matang untuk Hari Kemenangan
Ibadah Salat Id esok hari dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB. Mengingat tingginya animo masyarakat dan rencana kehadiran tamu VVIP, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jemaah diharapkan hadir lebih awal. Bahkan, tak jarang jemaah sudah memenuhi area dalam masjid sejak sebelum waktu Subuh.
Menag juga mengingatkan jemaah untuk membawa kantong plastik pribadi untuk alas kaki agar tidak tercecer, serta menjaga barang bawaan dengan saksama. Bagi jemaah yang membawa buah hati, Masjid Istiqlal telah menyediakan pusat informasi sebagai titik temu jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti anak terpisah dari rombongan.
Detail Pelaksanaan Salat Id 1447 H
- Imam: Ahmad Husni Ismail (Badal: Ahmad Rofiuddin Mahfudz).
- Khatib: Prof. Noorhadi Hasan (Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
- Tema: “Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan”.
Panduan Akses & Fasilitas Jemaah
Akses Gerbang Masuk
- Gerbang 2 (Al-Ghaffar): Dari arah Jl. Perwira.
- Gerbang 3 & 4 (Al-Aziz & Al-Jabbar): Dari arah Lapangan Banteng.
- Gerbang 5 (Al-Fattah): Dari arah Katedral.
- Gerbang 6 (Al-Mukmin): Dari arah Stasiun Gambir/Pasar Baru.
Kantong Parkir Kendaraan
Bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, berikut beberapa titik parkir yang tersedia:
- Basement Istiqlal: Kapasitas 600 mobil.
- Gedung Pertamina & Kemenag: Total ±500 mobil & 600 motor.
- Lapangan Banteng: 300 mobil & 200 motor.
- Kantor Pos & Gereja Katedral: Area parkir motor yang luas.
- Gedung Kesenian & Lokasi Sekitar: Termasuk Santa Ursula dan area belakang gedung TNI AD.
Catatan: Area Mabes TNI AD dikhususkan bagi tamu negara, menteri, dan duta besar.