JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Marinir yang digelar meriah di Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (15/11/2025).
Dalam sambutannya, Jenderal Agus Subiyanto tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya.
“Suatu kebanggaan bagi saya bisa hadir bersama para prajurit petarung Korps Marinir yang tangguh, disiplin, dan militan, yang telah teruji pengabdian dan kesetiaannya terhadap bangsa dan negara,” ujarnya di hadapan ribuan prajurit Baret Ungu.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas anugerah yang baru saja diterimanya.
“Hari ini saya mendapatkan anugerah yang sangat berharga sebagai warga kehormatan Korps Marinir. Tidak ada ungkapan yang tepat selain ungkapan rasa syukur dan bangga menjadi bagian dari warga Korps Marinir,” tegas Agus Subiyanto.
Apresiasi Tinggi untuk Pengabdian 80 Tahun Korps Marinir
Peringatan HUT ke-80 yang mengusung tema “Korps Marinir Bersama Rakyat Membangun Indonesia Maju” menjadi momentum penting bagi institusi yang lahir pada 15 November 1945 itu.
Panglima TNI menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi prajurit Marinir.
“Pada peringatan HUT ke-80 Korps Marinir ini saya menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian tulus para prajurit Korps Marinir dalam menjaga kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI,” katanya.
Kepada seluruh prajurit Marinir di seluruh penjuru tanah air, Agus Subiyanto menyampaikan ucapan selamat.
“Kepada seluruh prajurit di manapun berada dan bertugas, saya selaku Panglima TNI dan seluruh prajurit TNI mengucapkan Dirgahayu Korps Marinir.”
Sejarah Panjang Korps Marinir
Korps Marinir yang berdiri sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan telah 80 tahun menjadi garda terdepan dalam berbagai operasi militer perang maupun operasi militer selain perang (OMSP).
“Korps Marinir yang lahir pada 15 November 1945, selama 80 tahun telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI. Korps Marinir selalu hadir di garda terdepan setiap palagan,” ungkap Panglima TNI.
Ia juga menyinggung perubahan signifikan yang baru saja terjadi. Pada 10 Agustus 2025, Presiden RI Joko Widodo meresmikan validasi organisasi TNI, salah satunya menyangkut Korps Marinir.
“Organisasi Korps Marinir semula dipimpin Dankormar yang dijabat Pati berpangkat bintang dua, berubah menjadi Pangkormar yang dijabat Pati berpangkat bintang tiga,” jelas Agus Subiyanto.
Perubahan ini diharapkan meningkatkan kapabilitas Korps Marinir.
“Dengan adanya validasi tersebut, saya berharap Korps Marinir menjadi lebih andal dan profesional dalam melaksanakan tugas maupun pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya.
Kekuatan Sejati Ada pada Rakyat
Di akhir sambutan, Panglima TNI menegaskan bahwa kekuatan utama Korps Marinir bukan semata pada alutsista canggih, melainkan pada dukungan rakyat.
“Kekuatan terbesar Korps Marinir bukan hanya pada alutsista yang canggih, tapi pada tekad dan kepercayaan yang diperoleh dari rakyat. Terus perkuat ikatan antara Marinir dan rakyat sehingga semangat Korps Marinir bersama rakyat membangun Indonesia maju dapat terwujud dalam setiap langkah dan misi yang diemban,” pesan Jenderal Agus Subiyanto.
Acara HUT ke-80 Korps Marinir ditutup dengan defile pasukan dan atraksi satuan, disaksikan langsung oleh keluarga besar TNI serta undangan lainnya. Semangat “Jalesu Bhumyamca Jayamahe” Di Laut dan di Darat Kita Jaya – kembali bergema, mengukuhkan komitmen Korps Baret Ungu untuk terus menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.